SUARA PEMBARUAN DAILY

Tenis Miami Masters

Davydenko Tantang Nadal

Al Bello/Getty Images/AFP

Petenis Rusia, Nikolay Davydenko merayakan keberhasilannya melaju ke babak final pada turnamen Miami Masters Sony Ericsson Open di lapangan tenis Crandon Park, Key Biscane, Miami, Florida, AS, Jumat (4/4) malam waktu setempat atau Sabtu (5/4) pagi WIB.

[MIAMI] Petenis unggulan kelima Nikolay Davydenko melaju ke babak final turnamen Miami Masters Sony Ericsson Terbuka setelah mengalahkan Andy Roddick 7-6, 6-2, di lapangan tenis Crandon Park, Key Biscane, Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), Jumat (4/4) malam waktu setempat atau Sabtu (5/4) pagi WIB. Di final, petenis Rusia itu akan menghadapi peringjat dua dunia, Rafael Nadal yang melaju ke babak puncak dengan mengalahkan Tomas Berdych juga dengan skor 7-6, 6-2.

Kemenangan Davydenko memupus harapan Roddick untuk meraih gelar Miami Master yang telah berupaya keras dengan mengalahkan Roger Federer di pertandingan sebelumnya. Davydenko menjadi petenis Rusia pertama yang mampu menembus final Miami Masters. Petenis Rusia tersebut menggunakan strategi berdiri di belakang garis lapangan untuk membaca setiap gerakan servis yang dilancarkan Roddick.

Usahanya tak sia-sia, di set terakhir dan hanya kehilangan dua poin atas Roddick. Davydenko yang hanya menghadapi satu break point ternyata pernah terjerat kasus yang belum selesai. Menurut penyelidikan organisasi tenis putra dunia ATP, ia dianggap terlibat dalam kasus taruhan saat ia bermain pada pertandingan yang tak terlalu penting di Polandia Agustus lalu.

Davydenko membantah keterlibatannya di kasus tersebut karena ia tidak melakukan kesalahan apapun. Ia mencela ATP karena tidak mencapai pemecahan kasus tersebut.

Sedangkan Nadal yang akrab dipanggil Rafa semakin optimistis meraih gelar Miami Masters setelah mengalahkan unggulan 10, Berdych. Petenis Spanyol tersebut sebelumnya mengalahkan unggulan kesembilan James Blake di perempat final. Nadal bermain gemilang di set pertama. Peraih gelar tiga kali Perancis Terbuka tersebut membutuhkan tujuh set poin untuk memenangi set pertama yang berlangsung selama 73 menit. Di pertandingan tersebut, Nadal mengakui kunci kemenangannya ada pada set pertama. "Saya harus berkonsentrasi penuh di set pertama," tuturnya.

Petenis berusia 22 tahun tersebut berupaya tak melakukan unforced error di set kedua dan menang 16 dari 17 poin saat melakukan servis dan meraih 12 poin terakhir.

Sedangkan Berdych merasa terganggu dengan cuaca yang cukup panas saat pertandingan berlangsung. Dia mulai bertahan dengan melancarkan pukulan forehand yang dikenal berbahaya dan menyelesaikan 34 kali unforced error yang memberi 11 poin bagi Nadal.

Di bagian putri, babak final akan mempertemukan Serena Williams dengan Jelena Jankovic yang mengalahkan Vera Zvonareva 6-1, 6-4. [AP/ AFP/ Rtr/ MYS/L-9]


Last modified: 5/4/08