SUARA PEMBARUAN DAILY

SUARA PEMBACA

Suara pembaca dikirim melalui email opini@suarapembaruan.com atau Faks ke redaksi, disertai alamat lengkap dan fotocopy identitas yang masih berlaku

Tayangan Sinetron Tidak Mendidik

Setelah mengamati alur cerita beberapa sinetron yang ditayangkan oleh stasion televisi, sebagai contoh sinetron Cahaya, Namaku Mentari, dan banyak yang lain, hampir semua menonjolkan karakter peran yang tidak mendidik. Secara tidak langsung, sinetron itu mengajarkan kepada pemirsa yang sebagian besar adalah anak-anak, inspirasi menjadi orang jahat dan licik.

Kalau hal seperti ini kita diamkan dan tidak dikritisi, seperti apa nantinya moral generasi mendatang. Dalam hal ini, yang paling diuntungkan adalah stasiun televisi, produser, dan sutradara. Yang paling dirugikan secara tidak langsung adalah kita semua, apalagi kalau anak - anak kita selalu mengikuti alur ceritanya.

Kami mohon kepada pengelola televisi lebih selektif dalam menayangkan sinetron, jangan berorientasi pada bisnis semata tapi harus disertai pendidikan dan ada unsur pesan moral/ibadah. Saya yakin sekali dengan adanya unsur pendidikan, pesan moral/ibadah dalam alur cerita justru akan menaikkan rating. Kepada produser dan sutradara, alangkah mulianya jika dalam berkarya disertai ibadah (menyampaikan karya-karya yang mendidik).

Hary

Jakarta

Mari Menghemat Listrik

Sekarang sering terdengar kabar tarif listrik akan dinaikkan, dan bahkan ada pembatasan pemakaian listrik untuk perumahan, perkantoran bahkan dunia industri. Listrik sangat penting bagi kehidupan manusia, tanpa listrik kita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Kabarnya jika melebihi batas pemakaian akan dikenakan denda sebesar 80 persen dan terkadang dilakukan pemadaman listrik secara bergantian untuk penghematan.

Saya sangat mendukung program penghematan listrik berlandas pada Pengarahan Wakil Presiden tanggal 3 Desember 2007 tentang upaya penghematan BBM di semua sektor karena harga minyak terus naik. Surat Menteri ESDM No 1128/20/MEM S/2008 tanggal 12 Februari 2008 tentang Persetujuan Program Pemakaian Tenaga Listrik, serta Surat Dirjen LPE No. 628/20/2008 tanggal 20 Februari 2008 tentang Program Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik.

Apa yang dapat dilakukan pelanggan guna menumbuhkan budaya berhemat listrik? Mari kita mulai mengerjakan hal-hal sederhana seperti mematikan tiga hingga empat lampu saat beban puncak pukul 17.00 hingga pukul 22.00, matikan listrik yang tidak perlu. Bila masyarakat melakukan hal itu, PLN mampu menghemat energi 900 MW.

Sinthya Margaretha

(synpunya@yahoo.com)

Ganti Rugi Ditabrak Bus

Pada tanggal 5 Maret, kami serombongan keluarga dari Pati Jawa Tengah ingin takziyah ke Malang, karena ada saudara yang meninggal. Namun, suasana duka ini semakin bertambah, karena 6 keluarga kami meninggal, 7 orang luka berat, lainnya luka ringan setelah mobil kami ditabrak PO Sumber Kencono subuh menjelang perempatan Mojoagung Jombang. Hati kami tambah hancur, ketika perusahaan bus yang menabrak hanya memberi santunan kepada 6 orang yang meninggal Rp 1 juta per orang dan kepada dua orang yang luka masing-masing Rp 1,5 juta per orang. Kami menolak pemberian dan akhirnya perusahaan bus tersebut menambah santunannya menjadi Rp 1,5 juta per orang untuk yang meninggal dan Rp 2 juta per orang untuk 5 orang yang luka. Jumlah ini juga belum bisa kami terima karena pengeluaran kami jauh lebih besar dari yang diberikan.

Selain itu, mobil yang kami kendarai rusak berat dan tidak bisa dipakai lagi, dan tidak akan diganti atau dibantu perbaikannya. Nasib kami seperti bukan warga negara yang punya undang-undang dan menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dalam kecelakaan ini.

Melalui surat ini, kami mohon pihak manajemen PO Sumber Kencono lebih manusiawi dalam memberi santunan bagi pihak korban yang dicederai oleh bus mereka. Kepada Dinas Perhubungan, kami mohon untuk mengevaluasi trayek bus tersebut yang dinilai masyarakat sebagai raja jalanan dan sering menimbulkan kecelakaan.

Edy Musyadad

Perwakilan Keluarga Korban Perum Mojongapit K 1 Jombang


Last modified: 5/4/08