![]()
SP/Laurens Dami
Jalan menuju lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten, diperbaiki menyusul kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke PLTU Suralaya, Jumat (4/4) siang. Kondisi jalan itu sebelumnya rusak parah dan terkesan dibiarkan saja.
[CILEGON] Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla ke sejumlah tempat di Banten, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Kecamatan Pulo Merak, Cilegon, Banten dan PLTU Labuan di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Jumat (4/4), membawa keuntungan masyarakat setempat. Sejumlah jalan yang dilalui Kalla dan rombongan, yang rusak parah, diperbaiki.
Jalan raya dari Cilegon-menuju PLTU Suralaya sudah diperbaiki beberapa hari sebelum kunjungan Wapres. Sebelumnya, jalan dengan kondisi rusak parah itu terkesan dibiarkan oleh pemerintah daerah.
Kunjungan Wapres ke PT Indonesia Power (IP) Unit Bisnis Pembangkit (UBP) PLTU Suralaya dan Labuan, membuat pemerintah daerah terpacu memperbaiki jalan raya yang rusak parah itu. Kedatangan Wapres dalam rangka meninjau proyek pembangunan unit delapan sebagai pemasok listrik Jawa-Bali dan pembangunan PLTU Labuan.
Rencananya Wapres menuju PLTU Suralaya dengan menggunakan helikopter dan mendarat di helipad Pelabuhan Indah Kiat Merak, sekitar pukul 13.15 WIB. Wapres didampingi Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah bersama-sama menuju PLTU Suralaya.
Deputi Manager Bidang Umum PT IP UBP PLTU Suralaya, Ridwan Suwarno menjelaskan, kunjungan Wapres dalam rangka meninjau pembangunan unit delapan PLTU Suralaya yang dapat menghasilkan listrik 600 megawatt (MW). Jika unit delapan sudah dioperasikan, pasokan listrik Jawa-Bali menjadi 3.000 MW per hari.
Gotong Royong
Sementarta itu, sekitar 1.000 jemaat Gereja Kris- ten Protestan Simalungun (GKPS) menggelar aksi gotong royong, Kamis (3/4) memperbaiki jalan provinsi yang menghubungkan kota Pematang Siantar-Saribudolok, Simalungun. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk kritik kepada pemerintah provinsi Sumatera Utara yang dinilai membiarkan jalan rusak.
Aksi gotong royong tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal GKPS Pdt Marthin Rumanja Purba, mantan Wali Kota Siantar Marim Purba. [149/151]