![]()
SP/Charles Ulag
Direktur The St Moritz Penthouses and Residences, Michael Riady (kiri), bersama arsitek dari Urban Planner, Gordon Beton (tengah), dan Direktur Urban Planner Gregory Ernoult berbincang di depan poster bangunan di kawasan Puri Indah Jakarta peluncuran proyek properti Lippo Group senilai Rp 11 triliun berupa Kota Global The St.Moritz Penthouses and Residences di Jakarta, Kamis (3/4).
[JAKARTA] Menyusul suksesnya pembangunan Kemang Village, Lippo Group kembali meluncurkan mega proyek senilai Rp 11 triliun atau US$ 1,2 miliar. Sebuah kota berskala internasional (global city) akan dibangun di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat (Jakbar), yang diberi nama The St Moritz Penthouses and Residences.
"Baik Kemang Village, sebuah kota terintegrasi dengan nilai proyek Rp 11 triliun maupun The St Moritz Penthouses and Residences, dibangun di area perkotaan guna menjawab tantangan semakin langkanya lahan tinggal," kata Direktur The St Moritz Penthouses and Residences, Michael Riady saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/4).
Dia mengatakan, The St Moritz Penthouse and Residences merupakan proyek pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menggunakan konsep eleven in one. Kota itu mengintegrasikan konsep kota baru vertikal dengan infrastruktur berstandar global, serta fasilitas umum yang dirancang sesuai dengan cita rasa komunitas internasional dan kalangan atas Jakarta.
Kota global yang terbentang sepanjang 120.000 m2 di atas lahan super prime ini, akan dirancang oleh arsitektur dari Singapura, DP Architects, dan beberapa konsultan kelas internasional lainnya. "Proyek ini akan dilengkapi berbagai fasilitas eksklusif seluas 1 juta m2 atau sekitar 150 kali ukuran lapangan sepak bola, dengan mencakup pembangunan 17 gedung pencakar langit, di antaranya gedung dengan 65 lantai, yang akan menjadi gedung tertinggi di Jakarta. St Moritz akan jadi ikon baru di pusat Jakarta," ujar Michael.
Dia menambahkan, ada beberapa pengembangan spektakuler yang dilakukan dalam proyek ini di antaranya, apartemen eksklusif yang bisa menampung lebih dari 13.000 orang penghuni, yang mengutamakan kenyamanan, pusat perbelanjaan eksklusif seluas 450.000 m2, dengan sarana hiburan Sea World.
Selain itu, hotel berbintang lima dengan 500 kamar eksklusif, sekolah terbesar dan paling komprehensif yang menampung 1.000 siswa, serta Rumah Sakit Siloam dan landasan helikopter eksklusif khusus anggota. "Proyek ini sangat luar biasa," ujarnya.
Proyek senilai Rp 11 triliun ini seluruhnya dimiliki oleh Lippo Group dan akan dibiayai dengan dana pendapatan internal. [DMF/N-6]