
[ROMA] Pelatih Manchester United (MU) Sir Alex Ferguson mengaku beruntung bisa mengalahkan AS Roma 2-0 dalam laga pertama babak perempat final Liga Champions, di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Selasa (1/4) malam atau Rabu (2/4) dini hari WIB.
"Laga yang luar biasa. Anak-anak bermain disiplin dan tenang saat menguasai bola. AS Roma sebenarnya juga bermain bagus dan berbahaya. Kami cukup beruntung, peluang AS Roma tidak berbuah gol. Saya sendiri tidak pernah berpikir akan meraih kemenangan tanpa kebobolan oleh AS Roma," kata pelatih asal Skotlandia itu.
Ferguson tak lupa meminta pemainnya untuk tetap rendah hati dan jangan beranggapan seakan-akan mereka sudah lolos ke semifinal.
Namun, pelatih berusia 67 tahun itu memuji mesin golnya, Cristiano Ronaldo. "Ia bisa bermain di mana saja. Meski berposisi sebagai gelandang serang sayap kanan, golnya justru tercipta dari pergerakannya di tengah," ulas pelatih tersukses MU ini.
Gol pertama MU dicetak oleh Ronaldo pada menit ke-39. Saat terjadi keruwetan di kotak penalti Roma, gelandang asal Portugal itu tiba-tiba muncul dari belakang dan langsung meneruskan bola hasil umpan silang Paul Scholes ke gawang Doni dengan sundulannya.
Setelah gol itu, AS Roma terus menekan. Namun, kelincahan dan refleks kiper Edwin van der Sar menggagalkan peluang klub ibu kota Italia itu. Gol kedua dicetak penyerang Wayne Rooney di menit ke-66.
Sejak kalah 1-7 dalam laga kedua perempat final Liga Cham- pions musim lalu, AS Roma tidak pernah menang melawan MU. ari empat kali pertemuan terakhir, AS Roma mengantongi hasil tiga kali kalah dan satu kali seri.
Laga kedua akan digelar di Stadion Old Trafford, Manchester, pekan depan. Ketinggalan 0-2 membuat peluang Giallorossi lolos ke babak semifinal semakin kecil.
"Kami kehilangan semua yang bisa menjadi modal merebut kemenangan di Old Trafford nanti dan lolos ke babak berikutnya," kata pelatih Roma, Luciano Spaletti.
Pelatih berusia 49 tahun ini mengaku paling bertanggung jawab atas kekalahan itu. "Kami bermain sangat taktis, namun gagal mencetak gol. Memang serangan kami kurang tajam, tapi kami punya peluang melalui Mirko Vucinic, Christian Panucci, dan Max Tonetto. Anak-anak unggul semuanya, MU hanya beruntung saja," kata mantan pelatih Empoli, Sampdoria, Venezia, Udinese, dan Ancona itu.
Kemenangan Setan Merah dibayar mahal dengan cederanya bek Nemanja Vidic pada menit ke-33. Ferguson sendiri belum bisa memastikan seberapa parah cedera pemain asal Yugoslavia itu.
"Saya tentu berharap cederanya tidak serius, karena kehilangan dia merupakan masalah besar bagi tim. Tapi, kita baru bisa tahu hasilnya besok," kata Ferguson yang juga pernah bermain untuk klub Skotlandia, Glasgow Rangers. [Rtr/ATW/W-11]