Mantan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Icuk Sugiarto mengatakan, terlalu berisiko menurunkan ganda putra yang baru di Piala Thomas mendatang.
Saat ini, Indonesia baru mempunyai dua ganda yang cukup menjanjikan, yaitu Markis Kido/Hendra Setiawan dan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto. Dua pasangan itu akan menjadi ganda pertama dan kedua dalam Piala Thomas yang akan digelar di Jakarta 11-18 Mei mendatang. Ganda ketiga baru akan ditentukan usai Kejuaraan Asia yang akan digelar di Malaysia pada 15-20 April mendatang.
Satu tempat itu akan diperebutkan oleh Joko Riyadi/Hendra Aprida Gunawan dan Candra Wijaya/Flandy Limpele. Penampilan kedua ganda itu di Kejuaraan Asia akan menjadi salah satu penilaian. Pada simulasi di Batam, 29 Maret lalu, Joko/Hendra AG mengalahkan Candra/Flandy 21-19, 21-15. Pelatih kepala Christian Hadinata tidak mau berkomentar mengenai siapa yang menjadi ganda ketiga. Dia hanya mengatakan, Joko/Hendra memiliki kelebihan sebagai pasangan tetap, sedangkan Candra/Flandy unggul dalam pengalaman "Waktunya sangat mepet, terlalu berisiko. Sebab, dua ganda utama sudah solid. Mereka juga berprestasi. Lain kalau tidak berprestasi," kata Icuk.
Menurut dia, Candra sebaiknya sebagai kapten tidak bermain saja saat Piala Thomas nanti. Pengalaman Candra dalam memimpin rekan-rekannya memang masih dibutuhkan. [W-11]
Pelatih tim tenis putra Indonesia asal AS, Robert Davis, dikabarkan mengundurkan diri menyusul perbedaan pendapat dengan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti), Martina Wijaya. Perbedaan pendapat itu terkait keikutsertaan para pemain yang dipersiapkan menghadapi semifinal Grup II zona Asia-Oceania Kejuaraan Tenis Beregu Piala Davis melawan tim Tiongkok, pada turnamen tenis Sportama yang kini berlangsung di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta.
Davis berketetapan hati menampilkan para pemain pada turnamen yang berlangsung 2-6 April itu. Dia menjadwalkan turnamen ini sebagai pemanasan sebelum tim Indonesia menghadapi tim Tiongkok di Jakarta, 11-13 April. Namun, rencana itu ditolak Martina karena dikhawatirkan para pemain kelelahan dan untuk menghindari cedera.
Perbedaan pendapat ini dikabarkan tidak dapat dikompromikan sehingga kemudian Davis meminta mundur dari tim. Namun, Humas PP Pelti, Gungde Ariwangsa, menyatakan belum mengetahui hal tersebut. "Saya belum tahu kebenaran kabar tersebut. Kami tidak pernah membicarakan hal ini," jelas Ariwangsa kepada SP di Jakarta, Selasa (2/4) malam. Di antara pemain tim Davis Indonesia yang kemudian tampil pada turnamen Sportama tersebut ialah Ayrton Wibowo dan Aditya Harry Sasongko. Tiga pemain lagi, Christopher Rungkat, Nesa Artha, dan Prima Simpatiaji tidak ambil bagian. [A-11]
Dokter Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI), ahli traumatologi H Meiwan Admadji, meninggal dunia di dalam kamar hotel di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (1/4) pagi. Tim medis yang memeriksa jenazah korban menyimpulkan, korban mati wajar dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Menurut Ketua Harian KTPI, Tommy Halauwet, Meiwan pergi ke Lembata untuk menjadi dokter pertandingan tinju profesional di sana. "Saya pikir dia kena serangan jantung. Namun, saya masih belum mendapat keterangan lebih rinci," kata Tommy di Jakarta, Selasa (1/4).
Ditambahkan Tommy bahwa dunia tinju profesional Indonesia kehilangan dokter yang telah mengabdi cukup lama di tinju profesional. Wasit KTPI, Nus Ririhena yang sekamar dengan Meiwan menyatakan dokter yang akrab dengan wartawan itu meninggal sekitar pukul 12.30 Wita. Waktu itu dokter tersebut hendak dibangunkan untuk makan siang. Almarhum Meiwan Atmadji memulai karier sebagai tim dokter di Komisi Tinju Indonesia (KTI) DKI Jaya. Jenazah almarhum diterbangkan ke Jakarta, Rabu (2/4) siang, dan diperkirakan tiba pukul 16.00 WIB. Jenazah kemudian disemayamkan di RS UKI Cawang, Jakarta Timur. [120/A-11]