SUARA PEMBARUAN DAILY

Pelapis Jadi Penentu

Pemain Barcelona Bojan Krkic meluapkan kegembiraan setelah mencetak gol ke gawang Schalke 04 pada babak perempat final Liga Champions di Stadion Veltins Arena, Gelsenkirchen, Jerman, Selasa (1/4) malam atau Rabu (2/4) dini hari WIB. Barcelona menang 1-0. AP/Martin Meissner

[GELSENKIRCHEN] Laga babak perempat final Liga Champions antara Schalke 04 (Jerman) dan Barcelona (Spanyol) yang digelar di Stadion Veltins Arena, Gelsenkirchen, Jerman, Selasa (1/4) malam atau Rabu (2/4) dini hari WIB, ditutup dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu.

Kemenangan El Barca itu bukan hasil persembahan Samuel Eto'o atau Thierry Henry, namun penyerang berusia 18 tahun, Bojan Krkic. Pemain asli didikan akademi sepakbola Barcelona itu biasanya hanya duduk di bangku cadangan. Gol ke gawang Schalke bisa mengubah status pelapis menjadi pemain utama. Gol Krkic tersebut merupakan gol pertamanya di Liga Champions.

Gol pada menit ke-12 itu bermula kesalahan kiper Schalke, Manuel Neuer yang hanya mampu menepis bola sepakan Thierry Henry. Bola liar itu langsung disambut Krkic yang lepas dari penjagaan para bek Die Knappen, julukan Schalke. Bola pun meluncur ke dalam gawang tuan rumah.

"Saya senang dengan kemenangan ini. Khusus untuk Krkic, saya harus mengatakan, ia bermain seperti pemain berpengalaman," kata pelatih Barca, Frank Rijkaard.

Dengan kemenangan ini, Barcelona bisa menghapus duka usai kalah 2-3 dari Real Betis dalam lanjutan Liga Spanyol pekan lalu. Kekalahan itu pula yang membuat Barca turun ke posisi tiga klasemen sementara dengan raihan 58 poin atau terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid.

Perpanjang Rekor

Selain itu, Barcelona juga memperpanjang rekor tak terkalahkan selama putaran final Liga Champion musim ini. Rekor bagus di ajang nomor satu Eropa ini membuka harapan Blaugranes untuk meraih trofi Liga Champion ketiga dalam sejarah klub yang berdiri sejak 1899 ini. Sebelumnya, mereka merengkuh trofi Liga Champion pada tahun 1992 dan 2006.

Kemenangan Carles Puyol cs jelas menyulitkan langkah Schalke untuk lolos ke babak semifinal. Tim asuhan Mirko Slomka ini harus mencetak dua gol dalam laga kedua yang akan digelar di Stadion Camp Nou, Barcelona, pekan depan.

Pelatih Schalke, Mirko Slomka mengaku kecewa dengan kekalahan tersebut. "Kami hanya menekan dan mengancam gawang mereka, tapi tidak membuahkan gol. Seharusnya kami bermain lebih terbuka sejak awal laga," kata pelatih berusia 41 tahun itu.

Namun, mantan pemain Hannover 96 itu optimis akan membalikkan keadaan pada laga kedua nanti. "Bermain di Camp Nou bukan perkara mudah. Tapi kami tak akan pergi ke Spanyol kalau tak punya keyakinan menang," tegas pria yang memulai karier kepelatihannya pada tahun 1989 ini.

Sejak pertama kali tampil di Liga Champion pada musim 1958-1959, baru sekali ini Schalke mampu lolos sampai babak semifinal Liga Champions. [AP/Rtr/ATW/W-11]


Last modified: 2/4/08