[SEMARANG] Pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), H Bibit Waluyo dan Hj Rustriningsih menyatakan siap menang dan juga siap kalah dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Tengah (Jateng) yang akan digelar 22 Juni 2008.
"Kami siap menang dan siap kalah. Tapi yang pasti kami berharap menang dan mendapat dukungan masyarakat Jateng," kata Bibit, seusai mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jateng di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Senin (31/3).
Bibit dan Rustri datang dengan diantar ratusan pendukungnya. Puluhan orang berseragam satgas PDI-P mengawal di barisan terdepan dengan membawa bendera partai, serta diiringi kesenian rakyat, seperti reog, barongsai, dan iringan musik dangdut di atas truk.
Bibit-Rustri didampingi Tjahjo Kumolo, Ketua Fraksi PDI-P DPR, dan dua fungsionaris PDI-P, yakni Daryatmo Mardiyatmo dan M Prakosa. Mereka diterima Ketua KPU Jateng, Fitriyah, bersama empat anggota lainnya.
Murdoko, Ketua DPD PDI-P Jateng, mengatakan, pendaftaran itu menindaklanjuti deklarasi pasangan tersebut sehari sebelumnya di Solo yang dihadiri Ketua Umum DPP PDI-P, Megawati Soekarnoputri.
Sesuai instruksi Megawati, dia meminta agar seluruh kader dan simpatisan partai mengawal SK DPP untuk memenangkan pasangan Bibit-Rustri.
Dapat Sanksi
Menanggapi adanya kader PDI-P, yakni Ketua DPRD Blora, Warsit, yang mendukung pasangan Bambang Sadono-Adnan, Murdoko mengatakan, pihaknya akan melakukan pemanggilan dan mengklarifikasi. Jika yang bersangkutan bersalah akan mendapat sanksi tegas.
Bibit dan Rustri seusai pendaftaran meminta restu rakyat Jateng untuk maju dalam pilkada dan berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan rakyat Jateng.
"Sebagai satu-satunya calon perempuan, saya akan lebih memperhatikan nasib kaum perempuan di Jateng agar memiliki hak yang sama dengan kaum pria," katanya.
Ketua KPU Jateng, Fitriyah, mengatakan, tahapan selanjutnya, selain meneliti berbagai persyaratan administrasi para calon, pihaknya juga mulai hari Selasa (1/4) akan memulai pemeriksaan kesehatan terhadap para calon. [142]