SUARA PEMBARUAN DAILY

Liza Natalia:

Joget Dangdut yang Terarah

Nama Liza Natalia pernah begitu populer dengan sebutan ratu joget se-Indonesia. Bahkan kemampuannya menari, berjoget dan gerak tubuhnya yang aduhai sempat menjadi tren saat itu. Lewat Liza-lah, joget dangdut dapat membaur dengan tari modern seperti salsa, cha cha, hingga hip hop.

Semua itu sesungguhnya karena Liza berangkat sebagai instruktur senam mengikuti jejak ibunya yang juga adalah seorang guru senam. Dari sana kariernya kemudian berkembang sebagai penari, koreografer dan akhirnya penyanyi dangdut dengan album dangdut berjudul Cincin. Album itu sempat menjadi nominasi Anugerah Musik Dangdut dan Anugerah Musik Indonesia 2002. Nama Liza pun semakin bersinar. Tetapi sesungguhnya penggemar Michael Jackson itu lebih dikenal berkat penampilannya sebagai penyanyi dangdut yang bisa bergoyang energik dengan koreografi dan gaya yang menarik namun tidak terkesan vulgar ataupun erotis.

Banyak yang bilang goyang dangdutnya itu tidak berkonotasi 'mengundang'. Pasalnya dia memasukkan unsur senam kebugaran ke dalam gerak jogetnya. Tak heran jika aksi Liza tidak hanya bisa dilihat di panggung, tetapi juga di lapangan olahraga. Bahkan dia pernah bersama mantan Gubernur DKI Jakarta, Soetiyoso (Bang Yos) memimpin seribu warga Jakarta berolahraga di silang Monas, pada tahun 2005. Bersama Bang Yos, Liza keliling Jakarta dan melakukan senam nonstop selama 12 jam yang meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia sebagai senam keliling terlama di negeri ini.

Hanya saja setelah menikah dengan Yusuf Kyber Hasnoputro pada tahun 2004 Liza mulai membatasi kegiatannya di panggung hiburan Tanah Air. Bahkan setelah dia melahirkan Queennara Latyza Brilians (Nara) yang sekarang berusia 1,5 tahun, perempuan kelahiran Jakarta, 18 Februari 1976 itu seakan menghilang. Kabarnya, Liza sibuk menjadi ibu bagi putrinya itu. Termasuk memberikan ASI ekslusif baginya.

Namun sempat beredar kabar menghilangnya wanita bershio naga itu karena dia tidak percaya diri dengan penampilannya setelah melahirkan. Banyaknya penyanyi dangdut pendatang baru dengan goyang yang lebih heboh sepertinya turut menggusur nama Liza. Benarkah demikian?

Setelah hampir dua tahun vakum, Liza tampil kembali. Dia langsung meluncurkan VCD berjudul Senam Bugar Joget Dangdut. VCD ini berisikan gerakan senam kebugaran dan langsing dengan iringan lagu-lagu dangdut yang dibawakan sendiri oleh Liza. Dalam waktu dekat Liza pun akan meluncurkan album dangdut terbarunya berjudul Pasukan Joget dengan semua video klipnya dibuat di AS. Karya terbaru Liza ini juga akan diluncurkan di AS. Apakah ini merupakan langkah kembalinya Si Ratu Joget ke dunia hiburan Tanah Air? Simak perbincangan Liza dengan SP yang berlangsung be-lum lama ini di Jakarta.

Anda cukup lama menghilang dari jagat hiburan. Apa yang Anda kerjakan selama itu ?

Saya menghilang karena mengikuti kodrat sebagai wanita. Saya menjadi ibu rumah tangga bagi anak dan suami saya. Setelah melahirkan saya berkonsentrasi dulu pada perkembangan Nara. Masa-masa pemberian ASI ekslusif selama lebih dari satu tahun adalah masa-masa yang indah. Hingga kini pun saya masih berat melepaskan masa-masa indah itu. Tetapi saya juga ingin berbagi dengan orang lain bahwa sehat bugar dan langsing bisa dicapai dengan cara yang menyenangkan. Karena itu selama vakum saya tetap mengumpulkan banyak data untuk membuat VCD senam ini dengan gerakan yang saya seleksi.

Jadi menurut Anda ini adalah momen yang pas untuk kembali ke dunia hiburan?

Saya tidak mau meninggalkan dunia senam dan juga entertainment. Apalagi selama ini saya melihat tayangan untuk goyang dangdut atau senam sepertinya belum ada yang pas. Sering saya melihat tampilan itu jadi malu sendiri. Karena itu saya tergugah untuk buat VCD ini. Seharusnya karya ini diluncurkan tahun 2006. Tetapi karena kesibukan hal ini terus tertunda. Ternyata tahun 2008 adalah masa saya.

Kenapa lewat VCD ? Bukankah Anda dapat tampil langsung lewat studio senam?

Terus terang studio bukan jenis bisnis yang gampang dikelola. Tidak selalu pengelola berwajah cantik dan seksi bisa menarik anggota. Pada awalnya memang bisa, nama terkenal dipakai sebagai promosi. Tapi kalau kita tidak ada instruktur yang pintar mengajar, tidak telaten, tidak bisa juga memberi nasihat kepada member, dengan cepat member pergi. Saya sadar, nama saya mulai menanjak sejak VCD Body Beauty laris terjual di tahun 1999. Saya juga melihat lewat VCD orang dapat melakukannya di mana saja dan kapan saja.

Apakah karena itu Anda memilih senam sebagai media untuk kembali dan bukan lewat musik?

Mungkin karena saya serius, enjoy dan suka banget dengan senam. Kalau album, sebentar lagi akan ada kok. Tunggu saja.

Aksi goyang dangdut atau joget dangdut itu sering berkonotasi negatif. Bagaimana pendapat Anda?

Itu pandangan yang salah. Mungkin karena banyak goyang yang hanya menonjolkan bagian tubuh tertentu saja. Kalau hanya bagian pinggul saja yang ditonjolkan konotasinya jadi negatif. Akibatnya banyak pandangan negatif terhadap goyangan tersebut. Goyangan itu sangat sensitif jadi jangan sembarangan. Enggak semua goyangan bisa sembarangan ditampilkan di atas panggung.

Banyak yang bilang kalau joget Liza lebih menggairahkan ketimbang goyangan penyanyi dangdut lain. Benarkah demikian?

Pandangan orang berbeda-beda ya, makanya saya enggak mau goyang yang sembarangan. Yang jelas goyangan saya selalu dikolaborasikan dengan gerakan dance, salsa, atau jaipongan. Memperlihatkan dan membagi keindahan bagi orang lain berpahala. Asalkan orang yang melihat, jangan punya pikiran ngeres. Itu pasti jadi dosa.

Bagaimana dengan gerakan senam joget Anda saat ini?

Saya kasih tahu saja, senam yang saya ajarkan bisa mengurangi perselingkuhan suami. Yang pasti, lewat ini saya ingin menyampaikan pesan bahwa sehat bugar dan langsing bisa dicapai dengan cara yang menyenangkan. Dangdut adalah musik yang sangat bermasyarakat dan ini memudahkan untuk menyampaikan pesan itu. Gerakan senam bugar joget dangdut ini saya kemas untuk semua kalangan, pria, wanita, muda dan tua. Ini joget dangdut yang terarah. Mudah-mudahan bermanfaat.

Seperti apa joget dangdut yang terarah itu?

Joget yang memadukan unsur kebugaran dan fun. Jadi goyang pinggul dipadukan dengan gerakan senam seperti pemanasan, pelenturan, pengencangan. Semua sederhana dan mudah untuk dilakukan semua bagian tubuh. Pokoknya saya ingin gerakannya memberi kesan seksi dan percaya diri yang tinggi. Tapi bukan sembarangan seksi dan enak dilihat. Seksi tapi tidak sehat sama juga bohong.

Pewawancara: Stevy Widia


Last modified: 28/3/08