SUARA PEMBARUAN DAILY

SEKILAS

Polisi Tangkap Pembajak "Software"

Baru-baru ini Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri), bekerja sama dengan Business Software Alliance (BSA) menyita 30 unit komputer dan satu unit laptop milik PT AHL dan PT AS, yang digunakan untuk membajak software illegal. Kedua perusahaan ini berkantor di Jakarta dan berada dalam satu perusahaan usaha yang sama. Mereka terjaring polisi yang tengah menggelar operasi penindakan terhadap penggunaan software tak berlisensi.

Polisi juga memeriksa empat wakil dari kelompok usaha ini, yaitu NS (Staf Informasi dan Teknologi), WA dan AW (pengguna akhir), serta TJS (bagian sumber daya manusia). Pihak Mabes Polri juga akan memeriksa direktur dari kelompok ini, berinisial S.

Direktur II Ekonomi dan Khusus Mabes Polri, Brigjen Wenny Warouw mengatakan, penyitaan ini dilakukan karena dua perusahaan yang beroperasi di Jakarta dan Kalimantan tersebut menggunakan software tak berlisensi jenis Windows XP Pro, Office XP Pro, Visio 2002 Pro, Acrobat 5.0, Photoshop 7.0, Visio 2003 Pro, Photoshop CS-2, Win Server, PC Anywhere 10, dan SQL Server 2000.

Dari tindak pembajakan software ini, BSA diperkirakan menderita kerugian total sekitar US$ 250.000. "Kami berusaha agar proses hukum kasus ini selesai secepatnya," kata Wenny Warouw di Jakarta, Jumat (14/3).

Mabes Polri berkomitmen secara berkelanjutan akan menindak para pelanggar hak cipta oleh pengguna akhir korporasi.

Kedua perusahaan itu telah melanggar Pasal 72 Ayat 3 UU No 19 tahun 2007 tentang hak cipta, yang berbunyi: Barangsiapa sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu program komputer, di pidana dengan hukuman paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Pada saat yang sama, Direktur BSA wilayah Asia, Tarun Sawney mengatakan, bahwa penyitaan ini menunjukkan komitmen dari kepolisian Republik Indonesia dalam memberantas pelanggaran kasus hak cipta. "Kami melihat tindakan pemberantasan software illegal akan membawa Indonesia pada posisi yang lebih baik di antara negara-negara lainnya. Pembajakan software di Indonesia menempati posisi kedelapan tertinggi di dunia dengan nilai kurang lebih US$ 350 juta," tambahnya. [YRS/N-5]

sp/charles ulag

Dua orang model memperlihatkan kamera Samsung digital seri NV24HD saat pameran Samsung Digital Imaging Roadshow 2008 di Jakarta, Rabu (26/3).

Kamera Digital Samsung

Baru-baru ini Samsung Electronics meluncurkan 11 produk terbaru saat Samsung Digital Imaging Roadshow 2008. Produk-produk terbaru yang diluncurkan ini merupakan kategori digital imaging. "Meningkatnya permintaan di pasar regional yang semakin berkembang untuk mengganti kamera film dan meng-upgrade kamera menjadi lebih canggih - memberi peluang bagi Samsung untuk memantapkan keberadaannya dalam hal digital imaging. Kami menargetkan untuk menjadi pemain tiga besar dalam kategori kamera digital still di tahun 2010," ujar Managing Director PT Samsung Electronics Indonesia, Park Hee-Hong di Jakarta.

Di Indonesia, tahun 2008 ini diperkirakan penjualan digital still camera meningkat 37 persen dari total unit. Dari 586.000 unit di tahun 2007 menjadi 800.000 di tahun 2008. Pada tahun 2008 ini Samsung berambisi untuk meraih pangsa pasar sebesar 17 persen.

Kamera digital telah menjadi gadget untuk gaya hidup yang tidak tergantikan. Karena itu, produsen asal Korea Selatan ini meluncurkan NV24HD yang merupakan kamera digital terkecil dunia, ultra-wide angle 24 mm, 10 megapixel. Kemudian i8, yakni kamera fashion multimedia 8 megapixel, ultra tipis, sangat gaya, yang membuat konsumen dapat menonton film, video dan musik favorit saat mobilitas, dengan layar 2,7 inci beresolusi tinggi, 2,5 mm sambungan headphone dan pengeras suara eksternal SRS 3D akustik.

Selanjutnya, L210, L110 dan L100, yaitu kamera gaya dan ramping. Selanjutnya, GX-20, yang memiliki 14,6 megapixel memiliki fitur Optical Image Stabilization yang dapat digunakan dalam cuaca apapun dengan ketahanannya terhadap debu dan kelembaban.

Selanjutnya, VP-HMX20C yakni camcorder progressive HD Flash-based Samsung yang gaya dan berdesain ergonomis ini memiliki fitur Full HD dan model 1080p, yang mampu merekam 30 frame per detik. Kemudian S860 dan S760 kamera 8 megapixel dan 7 megapixel yang memiliki fitur yang sangat berguna dengan harga yang terjangkau. Di dalamnya adalah fitur Fungsi Deskripsi dan Panduan Bantuan Foto (Photo Help Guide) yang menyediakan tip pengambilan gambar.

Selanjutnya, kamera NV4 dengan 8,2 megapixel memiliki fitur seperti Digital Image Stabilization, Face Detection dan memiliki pendukung ISO 3200 dan juga fitur multimedia seperti built-in MP3 player, text viewer dan portable multimedia player. [N-5]


Last modified: 28/3/08