SUARA PEMBARUAN DAILY

SUARA PEMBACA

Pengelola Tol Ikut Bertanggung Jawab

Selamat kepada jajaran Polri yang telah mampu menangkap RZ, pengemudi mobil, yang menabrak hingga menewaskan Tatang Sulaeman pada saat menyeberang di jalan tol Cawang, Jakarta, pada 17 Maret 2008.

Namun, yang menggelitik pikiran dan hati saya adalah, mengapa bisa orang menyeberang di jalan tol? Bukankah konsep jalan tol adalah jalan bebas hambatan, di mana untuk menikmatinya kita wajib membayar, yang berarti kita sudah membeli "hak" menikmati jalan bebas hambatan itu?

Mengapa pihak Kepolisian tidak menuntut pengelola jalan tol dalam kaitan peristiwa ini, sebagai pihak yang sudah "menikmati" uang jasa, namun gagal mempersembahkan hak bagi pengguna jalan tol? Mari kita tegakkan kebenaran dan keadilan yang hakiki berdasarkan hukum (yang diinterpretasikan secara jujur).

Hendra Basuki - Cinere

Presiden, "The Singing General"

Ada berita bahwa Presiden mengeluarkan album yang kedua, setelah album pertamanya mungkin dinilai sukses. Ada orang yang berpendapat bahwa ukuran sukses tidaknya sebuah album lagu di Indonesia adalah sampai berapa banyak album tersebut dibajak. Semakin banyak dibajak lagunya dan beredar, semakin banyak warga yang menikmatinya.

Pembajakan lagu merupakan pelanggaran hak cipta yang faktanya sudah menjadi bisnis yang lumrah dalam dunia musik kita. Ironisnya, apabila para pembajak takut membajak album tersebut karena penyanyinya adalah Presiden maka akan sangat terbatas peredarannya.

Terlepas dari masalah itu, barangkali salah satu alasan munculnya album tersebut adalah karena sebagai manusia biasa, Presiden stres menghadapi berbagai masalah di negeri ini. Dengan menyanyi maka barangkali stresnya berkurang, sekaligus dapat melakukan kampanye terselubung.

Apabila dalam Pemilu 2009 terpilih lagi sebagai presiden, maka dapat dipastikan akan keluar lagi album ketiga, keempat, dan seterusnya. Tetapi, apabila tidak terpilih lagi paling tidak dapat melanjutkan kariernya sebagai penyanyi dan pencipta lagu. Dengan demikian tak ada salahnya apabila mulai sekarang MURI (Museum Rekor Indonesia) bersiap-siap untuk memberikan gelar kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, satu-satunya Presiden RI yang telah mengeluarkan dua album lagu di Republik ini.

Djohan Suryana - Jl Gunuk Suryana No 15 Pejaten Timur, Jakarta


Last modified: 28/3/08