SUARA PEMBARUAN DAILY

Seputar Gelora

SP/Agus Baharudin - M Jauhar Effendi

Persiapan PON XVII Sudah 90 Persen

Persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Kalimantan Timur sudah mencapai 90 persen lebih, dan pada bulan Mei diperkirakan sudah benar-benar siap, sehingga pada pelaksanaannya 6-17 Juli mendatang diharapkan berlangsung lancar, kata Kepala Hubungan Masyarakat Panitia Besar PON XVII, M Jauhar Effendi, di Jakarta, Kamis (27/3). Dia menjelaskan, dari segi sarana, tinggal empat tempat pertandingan yang perlu dikebut pengerjaannya, yakni lapangan menembak dan squash (Balikpapan), hoki (Samarinda), serta kolam renang untuk nomor menyelam (Berau). Empat tempat ini ditargetkan selesai bulan Mei.

Stadion Utama Palaran yang terletak di Samarinda juga tinggal menyelesaikan bagian atapnya. Stadion Utama yang akan digunakan untuk upacara pembukaan dan penutupan PON XVII ini berkapasitas 35.000 penonton. Stadion Utama ini terletak di kompleks stadion baru yang luasnya mencapai 400 hektare di Samarinda. Kompleks Stadion Utama tersebut terletak di seberang Kota Samarinda yang dibelah Sungai Mahakam. Untuk lebih memperlancar lalu-lintas menuju Stadion Utama, juga telah dibangun jembatan tambahan di Mahakam Hulu. Namun, beberapa waktu lalu tiang jembatan baru tersebut tertabrak kapal sehingga perlu perbaikan. [A-11]

Petinju Sumbar Intip Kekuatan Lawan

Tim tinju Sumatera Barat (Sumbar) menjadikan ajang Sarung Tinju Emas (STE) 2008 yang berlangsung di Tabanan, Bali, 31 Maret hingga 6 April, untuk menguji kemampuan sekaligus mengintip kekuatan lawan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII, Juli mendatang. "Tidak ada target yang kami bebankan kepada masing-masing petinju. Turnamen ini kita khusus untuk sarana evaluasi dan pemantauan kekuatan lawan," ujar Ketua Harian Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Sumbar, Zainal Kasim di Padang, Kamis (27/3).

Sebanyak lima petinju disiapkan Sumbar pada STE, yakni Abdurrahman di kelas layang ringan (45 kg), Miftah Rivai Lubis di kelas ringan (60 kg), Yudi Candra di kelas welter (69 kg), Koko Suprapsilo kelas terbang (51 kg). Sementara satu petinju lainnya, Robby Candra di kelas menengah (75 kg), hingga saat ini menunggu jatah wildcard KONI Sumbar ke PON. Tim Sumbar didampingi tiga pelatih, Hamid Tomy, Soleh Yalma, dan Hermansen Ballo yang akan turut mendampingi Mifta Rivai. [BO/L-9]


Last modified: 28/3/08