![]()
[JEREZ] Dua pembalap tim Fiat Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo menganggap Sirkuit Jerez, tempat penyelenggaraan Grand Prix Spanyol, Minggu (30/3), sebagai sirkuit yang bersejarah. Di lintasan sepanjang 4,423 km inilah keduanya mampu menorehkan prestasi terbaiknya.
Rossi, sudah enam kali juara di Jerez. Kemenangan pertamanya diraih ketika masih tampil pada kelas 125 cc di tahun 1996. Pembalap Italia ini juga menambah lima kali
kemenangan di sirkuit Spanyol tersebut pada kelas utama (MotoGP). Bahkan dua gelar juara di Jerez pada 2005 dan 2007, diraihnya bersama tim Yamaha.
"Jerez merupakan sirkuit yang hebat, sangat teknik, namun biasanya cocok dengan motor kami. Setelah hasil di Qatar, kami sadar sedang menghadapi tugas yang besar. Hasil latihan di Jerez selama berjam-jam memungkinkan kami menemukan paket yang tepat pada balapan di sini," ujar pembalap berusia 29 tahun itu, seperti dikutip di situs resmi tim Fiat Yamaha, Kamis (27/3).
Rossi yang punya julukan "The Doctor" berharap dapat mengulang suksesnya musim lalu, dengan meraih podium pertama.
"Atmosfer balapan di Jerez sangat fantastis, para penggemar balap motor berdatangan dari seluruh Spanyol ke sirkuit ini. Rasanya seperti sedang menggelar pesta besar yang hebat," tutur pemegang rekor catatan waktu tercepat di Jerez ini.
Rekannya, Lorenzo memulai kariernya pada seri balapan dunia, dengan tampil di kelas 125 cc untuk pertama kalinya di Jerez pada 2002. Ketika itu usianya baru 15 tahun. Kemudian selama dua musim beruntun (2006, 2007), pembalap asal Mallorca (Spanyol) itu juara di Jerez pada kelas 250 cc. "Balapan di Qatar memang luar biasa, saya akan mengenang selamanya. Sekarang kami akan bekerja keras untuk balapan di Jerez. Ini merupakan balapan kedua saya memacu motor M1," jelas peraih podium kedua, pada balapan di Qatar, 9 Maret lalu.
Jerez pertama kali digunakan untuk MotoGP pada 1987, dan menjadi balapan putaran pertama balap motor dunia ini di Eropa. Lokasi sirkuitnya terletak di kawasan perbukitan Andalusian, dan menjadi pusat kegiatan balap motor di Spanyol. Sebanyak 120.000 penonton dapat memenuhi area sirkuit ini. Lintasan Jerez sangat menantang pembalap untuk menemukan jalur balapan (racing line) yang paling efektif dan memungkinkan.
Lintasannya terdiri dari jalur cepat yang berubah arah, sehingga menuntut setingan motor yang responsif dan daya cengkeram ban yang baik.
Rossi dikenal sebagai pembalap yang mampu menemukan jalur balapan terbaik. Kemampuannya melintas di tikungan dengan melakukan pengereman di titik paling akhir ketimbang pembalap lainnya, memungkinkan dia dapat melakukan manuver menyusul pembalap di depannya. Sementara Lorenzo sebagai pembalap alumnus kelas 250 cc, sangat piawai dalam manuver di tikungan. [L-9]