
[PARIS] Kalah dari Prancis dalam laga persahabatan, Rabu (26/3), tidak membuat pelatih Inggris Fabio Capello pesimistis. Ia tetap optimistis bisa mengembalikan kejayaan "St George Cross". Walau hanya menang tipis, 0-1, Prancis jelas sangat superior sepanjang pertandingan dan layak menang dengan jumlah gol lebih banyak.
Namun, Capello rupanya masih melihat dasar untuk tetap optimistis usai pertandingan keduanya sebagai pelatih timnas itu. Pada pertandingan perdana bulan lalu, ia membawa Inggris menang 2-1 atas Swiss.
"Seperti yang saya katakan kepada para pemain usai pertandingan, saya gembira dengan apa yang mereka lakukan. Kami melangkah maju dibandingkan laga melawan Swiss, walau kami ketika itu menang," jelasnya.
"Melawan tim kelas atas, para pemain menunjukkan mereka bisa mengimbanginya. Mereka menunjukkan kepada saya bahwa mereka tidak mau kalah dan terus berjuang hingga akhir. Itulah hal paling positif dari pertandingan malam ini, khususnya jika mempertimbangkan kualitas lawan," tambah pelatih asal Italia itu.
Capello juga mengklaim bahwa setelah mengubah formasi dari 3-2-3-1 ke pola 4-4-2 yang lebih konvensional pada babak kedua, ia semakin mendapat kejelasan mengenai arah timnas Inggris di masa datang.
David Beckham tampaknya akan mendapat peran di dalamnya setelah Capello mengutarakan kepuasannya terhadap kontribusi gelandang itu.
Beckham mendapat sambutan meriah dari penonton saat ia digantikan ketika pertandingan baru berjalan satu jam.
"Ia bermain seperti yang saya tahu bisa dilakukannya. Saya mengganti dia hanya karena saya ingin melihat pemain lain dan saya tahu benar apa yang bisa dilakukan David," kata Capello.
Umpan-umpan silang dari jarak 50 yard membuktikan bahwa walau usianya memasuki 33 tahun, kaki kanannya tetap bisa diandalkan.
[Rtr/Ant/W-11]