erdasarkan data informasi hasil penelusuran Departemen Komunikasi dan Informatika, sedikitnya terdapat lebih dari 100.000 situs porno di Indonesia yang saat ini beredar di dunia maya. Dari jumlah itu, 31 situs di antaranya paling sering dikunjungi termasuk 16 situs yang secara terbuka melakukan perdagangan wanita.
Data Asosiasi Penyedia Jasa Layanan Internet Indonesia menyebut terdapat 25 juta orang yang telah mengakses internet. Sedangkan, di Asia berdasarkan sebuah penelitian yang dirilis NetValue dan dilaporkan Satumet.com, 70 persen pengunjung situs porno adalah pria.
Menurut studi ini, situs porno adalah situs yang mengandung gambar, tulisan atau kandungan lain yang berbau cabul, tidak senonoh, berisi seks blak-blakan, bermuatan kekerasan dan menjijikkan. Perusahaan ini melakukan penelitian terhadap sekelompok penjelajah internet di Hongkong atas persetujuan mereka.
Penelitian itu dilakukan selama Oktober-Desember 2000, namun hasil yang ditampilkan dipandang sebagai kecenderungan umum.
Dari sekitar 1,06 juta pengguna aktif internet di Hongkong, 40 persen mengunjungi situs-situs porno. Sebagai perbandingan, studi lain memperlihatkan angka ini berkisar antara 1-1,3 juta tiap bulan di Spanyol dan 3,5-3,6 juta di Inggris.
Pria menghabiskan waktu rata-rata 78,3 menit untuk membuka situs porno, sedangkan wanita menghabiskan 49,6 menit. Berdasarkan umur, pengunjung situs porno yang paling banyak (43 persen) berusia antara 15-24 tahun. [Dari berbagai sumber/E-5]