SUARA PEMBARUAN DAILY

Kerja Sama Pertahanan Inggris-Prancis Disepakati

[LONDON] Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengakhiri kunjungan kenegaraannya yang ambisius ke Inggris, Kamis (27/3), dengan berhasil membukukan kesepakatan pertahanan senilai miliaran poundsterling. Sarkozy juga menjanjikan kerja sama pada sejumlah isu, mulai dari melakukan tekanan terhadap AS menyangkut upaya-upaya mengatasi perubahan iklim, hingga menangkal penyebarluasan teknologi senjata nuklir.

Tetapi, Sarkozy juga mengatakan ia masih tetap memboikot upacara pembukaan Olimpiade di Tiongkok. Sementara Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menegaskan ia tidak akan melakukan aksi boikot apa pun.

Sarkozy dan Brown memperlihatkan secara jelas persahabatan hangat mereka dalam kunjungan pemimpin Prancis tersebut selama 36 jam ke Inggris yang diwarnai kemegahan, acara-acara seremonial, serta tawaran janji-janji era baru kerja sama.

Di tengah-tengah berlangsungnya kunjungan, istri Presiden Prancis itu, Carla Bruni-Sarkozy, mantan model yang alih profesi menjadi penyanyi, berhasil merebut perhatian publik dengan penampilannya yang elegan dan tenang. Carla dibanding-bandingkan dengan mendiang Jacqueline Kennedy-Onassis, mantan istri Presiden AS John F Kennedy.

Sarkozy mengatakan ia dan Brown telah menjalin kerja sama erat sejak mereka resmi menjabat tahun 2007. Inggris dan Prancis juga berjanji untuk mengkaji perluasan keanggotaan Kelompok Delapan, meningkatkan jumlah perwakilan di Dewan Keamanan PBB, dan melakukan desakan baru tentang transparansi keuangan, termasuk sejumlah perubahan di Dana Moneter Internasional. [AP/E-9]


Last modified: 27/3/08