
[LONDON] Penyerang Brasil Alexandre Pato memang jago. Dia membuat pendukungnya berdecak kagum. Penyerang berusia 18 tahun itu mencetak satu gol kemenangan Brasil atas Swedia pada debut internasionalnya dalam laga persahabatan yang laksanakan di London, Rabu (26/3) malam atau Kamis (27/3) dini hari WIB.
Laga ini seperti mengulang partai final Piala Dunia 1958 di Stockholm, Jerman. Saat itu Brasil membungkam Swedia 5-2. Dua dari lima gol Samba dicetak oleh legenda sepakvola Brasil, Pele, yang saat itu baru berusia 17 tahun. Penampilan Pato dalam laga tersebut akan mengingatkan orang pada Pele.
Meski mencetak gol, Pato tidak tampil spektakuler. Si Bebek, julukan Pato, memanfaatkan blunder kiper Swedia, Rami Shaaban untuk mencetak gol pada menit ke 72. Brasil pun menang 1-0.
Dengan niat membuang bola, Shaaban menendang bola ke pinggir kiri lapangan. Namun, bola malah berhenti di kaki Pato. Penyerang AC Milan itu pun menggiring bola sampai depan gawang dan mencetak gol dengan melambungkan bola dari sudut sempit.
"Gol hebat. Diciptakan dengan teknik bagus oleh orang yang tepat, pada momen yang tepat. Prestasi ini akan melambungkan kepercayaan dirinya," kata pelatih Brasil, Carlos Dunga tentang prestasi pemain debutan itu.
Menurut Dunga, Pato punya naluri mencetak gol seperti penyerang AC Milan asal Brasil, Ronaldo.
Pato mampu menggantikan peran Kaka dan Ronaldinho yang absen karena cedera.
Swedia juga bukannya tak punya peluang. Namun, serangan Swedia selalu mentah di tangan kiper Julio Cesar.
"Kami punya peluang emas, namun tidak berbuah gol," kata pelatih Swedia, Lars Lagerback. [AP/ATW/W-11]