[JAKARTA] Pelebaran dan peninggian jalan tol dari Pluit sampai Bandara Soekarno Hatta segera dilaksanakan mulai akhir Maret 2008. Pelebaran dikerjakan di sisi kiri dan kanan jalan tol yang sudah ada, masing-masing dua lajur, dengan ketinggian berkisar 1,5 m-2 m dari jalan tol yang selama ini digunakan. Proyek itu diperkirakan selesai maksimal dalam tempo 12 bulan.
Hal itu dikemukakan, Sekretaris Perusahaan T. Jasa Marga. Okke Marlina dalam penjelasan tertulisnya di Jakarta , Rabu (26/3). Dikatakan, proyek sepanjang 8 km itu dibagi menjadi tiga paket, yaitu Paket Bandara-Simpang Susun Penjaringan (3 km) dikerjakan PT.Istaka Karya, Paket Simpang Susunenjaringan-Kapuk (4 km) dikerjakan PT. PP, dan Paket Kapuk-Pluit (1 km) dikerjakan PT. Kadi Internasional. ''Pelaksana proyek ditentukan melalui tender secara terbuka dan fair," ujarnya.
Dikemukakan, prioritas pengerjaan sekarang difokuskan pada ruas jalan ke arah bandara. Kebutuhan dananya sebesar Rp. 260 miliar sudah disiapkan, dan sudah masuk dalam Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2008 Jasa Marga. Sementara, pengerjaan projek yang ke arah Jakarta kini sedang dalam proses tender.
''Bila penambahan lajur sudah selesai, jalur yang sudah ada sekarang akan menjadi jalur cepat menuju Bandara,'' katanya.
Okke mengemukakan, pihaknya juga akan membangun jalan tol alternatif lain menuju Bandara dari arah Selatan. Jalan tol itu akan dibangun mulai dari Serpong-Kunciran (11,2 km), dan Kunciran-Cengkareng (15,2 km). Ruas tersebut merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road yang ke-2. Untuk itu, pihaknya mengharapkan pemerintah segera membebaskan lahan yang akan dipergunakan untuk membangun ruas tol tersebut sehingga pengerjaannya selesai sesuai target operasi pada tahun 2010. [L-7]