[JAKARTA] Hasil penelitian Program Pangan Dunia (WFP) tahun 2008 menyebutkan, sebanyak 13 juta anak Indonesia menderita malnutrisi atau gizi buruk. Demikian disampaikan Representative and Country Director WFP Indonesia, Angela Van Rynbach, didampingi Menko Kesra Aburizal Bakrie seusai acara penandatanganan kerja sama bantuan pangan antara WFP dan Pemerintah Indonesia, di Jakarta, Selasa (25/3).
Aburizal mengatakan, beberapa kawasan yang menjadi prioritas penyaluran bantuan pangan WFP adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, Nanggroe Aceh Darussalam, dan Nias (Sumatera Utara).
Di lain pihak, katanya, Pemerintah Indonesia sudah berkomitmen untuk menurunkan angka malnutrisi dan angka ke- matian ibu saat melahirkan hingga 50 persen pada 2010.
Target ambisius ini seiring sejalan dengan target MDG's yang telah disepakati pada tahun 2000. Lewat program PRRO (Operasi Perpanjangan Pertolongan dan Pemulihan) sejak tahun 2005, WFP menyalurkan bantuan perbaikan nutrisi kepada ibu hamil, bayi, balita, dan anak sekolah.
Program pangan ini juga menyentuh korban tsunami, selain berorientasi meningkatkan jumlah hari siswa masuk sekolah, meningkatkan nutrisi penderita TB (tuberkulosis), dan membantu komunitas agar bisa memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri. [E-5]