
Menjadi petenis top ternyata tidak selalu enak. Inilah yang dialami Angelique Wijaya. Bahkan petenis yang akrab disapa Angie ini mengaku mulai jenuh. Lho mengapa?
Padahal prestasi Angie dapat dikatakan luar biasa. Dara kelahiran Bandung, 12 Desember 1984 ini menjadi petenis putri pertama Indonesia yang mampu menjadi juara turnamen Grand Slam Wimbledon (2001) pada kelompok junior. Berbagai gelar juara Angie raih hingga dia menempati peringkat ke-55 petenis putri dunia pada 1 Maret 2003.
Perjalanan karier Angie tersendat ketika mengalami cedera lutut yang memaksanya masuk ruang operasi akhir 2004. Sejak itulah, ia praktis lebih banyak istirahat, hingga akhirnya "membenci" tenis.
"Dari hari ke hari, ruang gerak saya hanya sekitar lapangan tenis dan kamar hotel. Tidak banyak waktu untuk liburan bersama keluarga. Kalaupun sempat liburan, tetap harus selalu membawa raket tenis," tuturnya.
Angie mengungkapkan pergaulan di antara sesama petenis yang mengikuti tur tenis dunia tidak menyenangkan. Para petenis umumnya hidup individualistis. Bahkan ada yang sampai terjebak menjadi lesbian. "Beruntung basis agama saya kuat sehingga tidak terjebak ke sana," kata Angie yang memiliki tinggi badan 1,73 meter ini. [A-11]

Aktor Jim Carey terserang depresi selama 18 tahun. Komedian yang ahli menghibur penonton dalam setiap film layar lebarnya, menderita depresi sejak namanya melejit di tahun 1990-an. Bahkan untuk mengatasi penyakitnya itu, Carey terpaksa mengonsumsi obat antidepresi dan obat-obatan lainnya.
"Lucu memang bila seorang pelawak yang piawai menyenangkan hati orang justru terkena depresi. Saya sendiri tidak mengerti mengapa depresi itu menyerang dan tinggal lama dalam hidup saya," tutur Carey seperti yang dilansir Chinadaily.
Sayangnya, obat-obatan yang dikonsumsi Carey tidak membantu sedikit pun. Ia tetap terjebak dalam depresi. Efek dari obat antidepresi hanya sebentar, yakni ketika obat itu diminum dan bereaksi selama dua atau tiga jam. Namun setelah efek obat hilang, depresi kembali menyerang.
Carey pun memilih untuk berhenti mengonsumsi obat dan mencoba menuangkan rasa depresi dalam tulisan. Saat ini, aktor yang menjadi pengisi suara film kartun The Horton Hears a Who sedang menggarap buku Self Help.
Buku ini semacam buku panduan untuk orang- orang yang terkena depresi dan cara mengatasi depresi tanpa bantuan obat.
"Tidak semua masalah diselesaikan dengan obat. Ada cara baru untuk mengatasi depresi yang tidak harus membutuhkan obat, yakni dengan membaca buku saya," katanya. [EAS/N-4]