
[LONDON] Pindah ke klub rival memang selalu menghadirkan hal yang kontroversial. Apalagi, bila klub itu satu kota, seperti yang terjadi di London, Inggris. Dua klub utama di ibukota Inggris itu, Arsenal dan Chelsea merupakan musuh bebuyutan. Bila ada pemain yang menyeberang, maka pemain itu akan menjadi ejekan klub lamanya. Pemain Chelsea, Ashley Cole, dihujat habis-habisan ketika bermain di Arsenal.
Dan terakhir, menimpa kapten Arsenal, Williams Gallas. Ia mendapat ejekan bertubi-tubi dari para pendukung Chelsea saat timnya kalah 1-2 di Liga Inggris, Minggu (23/3). Kedua pemain tersebut bertukar tim pada 2006. Untuk mendatangkan Cole, Chelsea harus menyerahkan dana 5 juta poundsterling plus Gallas.
Saat perpindahannya yang kontroversial dua tahun lalu, rumor yang berkembang adalah Gallas mengancam akan mencetak gol ke gawang sendiri bila tidak diizinkan meninggalkan klub yang waktu itu ditangani Jose Mourinho. Isu lain, ia akan mencetak gol ke gawangnya bila tidak ada perpanjangan kontrak.
Namun, dia menyangkal semua itu. Justru, dia bersikap profesional selama bermain untuk "The Blues". "Saya menduga ejekan yang muncul dari pendukung Chelsea karena mereka tidak tahu alasan saya sebenarnya meninggalkan Chelsea," kata Gallas.
"Mungkin saya harus berkata jujur sehingga mereka akan menghormati saya," tambahnya.
Menurutnya, selama lima tahun bermain untuk Chelsea, dia telah melakukan yang terbaik. "Apa yang dikatakan Chelsea tentang saya tidak benar," tandasnya. [goal.com/NCW/W-11]