
Sukses sebagai diva pop di blantika musik internasional ternyata tidak mampu membangun kepercayaan diri Mariah Carey. Talenta suaranya yang terbukti berhasil meraih Grammy Award tidak bisa menutupi citra diri Mariah sebagai aktris cantik, namun "dungu".
Bahkan, wanita yang kini menginjak usia 37 tahun tersebut merasa pandangan masyarakat pada dirinya tetap negatif. Seperti yang dilansir AP, Senin (17/3), dalam Allure Magazine, Mariah tidak menyangkal julukan atau predikat "dungu" yang melekat pada dirinya.
Membangun rasa percaya diri merupakan suatu hal yang sulit bagi mantan istri Tommy Mottola, pemilik dan pendiri Sonny Music Entertainment. Sejak lama ia memiliki rasa rendah diri yang berlebihan. Mariah kerap merasa dirinya aneh ketika bernyanyi di atas panggung, atau ia tidak yakin dengan pujaan yang dilontarkan para penggemarnya.
"Sampai sekarang saya masih terus berjuang dengan kepercayaan diri. Sulit rasanya untuk bisa menjadi sosok yang sempurna," ujar Mariah. [EAS/N-4]

Di balik popularitas dan kekayaan yang dimiliki, JK Rowling ternyata menyimpan cerita kelam. Penulis tujuh seri buku Harry Potter yang mendunia itu pernah frustrasi dan nyaris bunuh diri.
JK Rowling yang meraup banyak keuntungan dari hasil penjualan tujuh seri buku Harry Potter yang ditulisnya, pernah hampir mengakhiri hidup akibat depresi yang dialami. Siapa sangka, justru di balik kekalutan pikiran sebagai orangtua tunggal, pemilik nama lengkap Joanne Kathleen Rowling itu justru mampu menghasilkan karya sastra yang dipuja-puja penggemarnya.
Seperti dilansir harian Britain's Sunday Times, Rowling mengatakan dulu sempat tersirat di benaknya untuk mengakhiri hidup. Wanita kelahiran 31 Juli 1965 itu stres karena harus menjalani hidup yang serba kekurangan, sementara ia harus menghidupi anak perempuannya dan membayar sewa apartemen setelah berpisah dengan suami pertama.
Ketika itu, Rowling baru mampu melunasi sewa apartemen ketika seorang teman membayarkan biaya sewa tempat tinggal sejumlah 600 poundsterling (Rp 10,9 juta).
Menurut Britain's Sunday Times, pengakuan Rowling bahwa ia pernah berkeinginan bunuh diri, diakui ibu dari Jessica itu sebagai yang pertama dalam 42 tahun masa hidupnya.
Ketika tersirat pemikiran untuk bunuh diri, untung Rowling cepat-cepat tersadar dan mencari bantuan untuk mengatasi masalah itu. Ia menyadari masih memiliki anak yang harus dirawat.
"Jessica anak saya adalah pemicu semangat untuk tetap hidup. Saya segera menyadari bunuh diri bukan tindakan benar dan tepat. Saya sadar, Jessica tidak dapat hidup sendiri tanpa saya di sisinya," ujar Rowling. [AMT/U-5]