
Calon Gubernur Jawa Barat, Agum Gumelar (kiri) dan Calon Wakil Gubenur Jawa Barat, Nu'man A Hakim memegang Kokol (kentongan) sebagai simbol siaga, awas dan gembira pada acara dengar pendapat dengan petani yang tergabung dalam Asosiasi Perkebunan dan Kehutanan Se-Jawa Barat, Minggu (23/3) malam di, Bandung, Jawa Barat. Kentongan yang terbuat dari bambu itu secara simbolis dibagikan kepada ratusan petani yang hadir. SP/Luther Ulag
[BANDUNG] Calon gubernur (cagub) Jawa Ba- rat (Jabar) Agum Gumelar menjamin akan melindungi setiap kebijakan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Sudah saatnya pejabat menjadi pelayan masyarakat, bukan minta dilayani masyarakat.
"Karena itu, saya menjamin akan melindungi setiap kebijakan yang berorientasi pada kepentingan rakyat," kata Agum di hadapan sekitar 100 petani yang tergabung dalam Asosiasi Perkebunan dan Perhutanan se-Jabar, di Bandung, Minggu (23/3) malam. Agum pada kesempatan itu didampingi cawagub Nu'man Abdul Hakim.
Kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sangat terbatas tidak lagi bisa diandalkan untuk membangun sebuah daerah, karena itu diperlukan lobi-lobi untuk mendatangkan investor. Dengan semakin banyaknya investasi di suatu daerah, otomatis pertumbuhan ekonomi juga meningkat. Dengan demikian, pendapatan masyarakat pun juga meningkat, katanya.
Dia mengemukakan, dari hasil turun ke masyarakat Jabar selama satu setengah bulan, hasilnya cukup mengejutkan, karena masih banyak masyarakat Jabar yang belum mencapai kehidupan yang layak. Jabar menempati posisi ke-14 indeks pembangunan manusianya (IPM). Padahal, secara komparatif Jabar lebih unggul dari provinsi-provinsi lainnya.
"Ini kan sangat ironis sekali. Karena itu, jika saya dan Pak Nu'man dipercaya memimpin, kami bertekad memperbaiki itu semua," kata dia.
Namun, ini tidak akan berhasil, jika masyarakat tidak memiliki tekad sama.
Sementara itu, cawagub Nu'man menyayangkan banyaknya spanduk yang menjelek-jelekkan Agum. Dia berkeyakinan masya- rakat Jabar sudah pandai dan mampu memilih sesuai dengan hati nuraninya.
Agum dan Nu'man maju pada Pilkada Jabar dengan didukung PDI Perjuangan, PPP, PDS, PKPB, PKB, PBR dan PBB. Sedangkan dua cagub lain, yakni Danny Setiawan- Iwan didukung Partai Golkar dan Partai Demokrat, dan A Heryawan-Dede Yusuf (PKS dan PAN). [M-16]