SUARA PEMBARUAN DAILY

Samsung Bangun Pabrik Ponsel di Vietnam

[HANOI] Samsung Electronics berencana membangun pabrik telepon seluler (ponsel) senilai US$ 670 juta di Vietnam, demikian ungkap para pejabat Vietnam akhir pekan lalu di Hanoi.

Rencana Samsung membangun pabrik baru di negara itu sudah dilakukan sejak tahun lalu. Namun usulan untuk mendirikan pabrik di Provinsi Bac Ninh (sekitar 30 km timur laut Hanoi) baru diajukan ke Pemerintah Vietnam sejak sebulan lalu, kata Nguyen Quang Thanh dari Departemen Urusan Perencanaan dan Investasi Provinsi.

"Mereka masih harus melengkapi beberapa dokumen," kata Thanh. "Begitu mereka melengkapi dokumen yang disyaratkan, kita akan langsung memberikan izin investasi."

Pabrik itu, untuk tahap pertama direncana akan menghasilkan 30 juta ponsel setiap tahun. Dan secara bertahap kapasitas produksi akan ditingkatkan hingga mencapai 100 juta unit per tahun, tambahnya.

Jadi, menurut dia, kini Samsung tinggal melengkapi dokumen saja, termasuk investasi awal senilai US$ 50 juta, ungkap salah seorang pejabat Vietnam kepada Reuters. Sedangkan berita yang beredar di Bursa Saham Korea, dana senilai US$ 50 juta itu akan mulai dibayarkan pada bulan September tahun ini.

200 jJuta Unit

Sebenarnya Samsung sendiri merencakan akan menjual ponsel tahun 2008 ini sebanyak 200 juta unit. Angka ini naik 25 persen dibanding penjualan tahun sebelumnya.

Namun, sampai kini belum satu pejabat Samsung Electrinics pun yang besedia menjelaskan soal rencana pabrik baru itu. Tetapi sebelumnya para petinggi perusahaan itu sudah menjelaskan bahwa mereka sedang mengincari Vietnam untuk operasi pabrik baru karena, salah satunya, upah buruh yang murah.

Sementara pabrik ponsel yang sudah dimiliki perusahaan itu ada di Gumi Korea Selatan, sekitar 260 km tenggara Seoul. Pabrik lainnya di Tiongkok, India, dan Brasil.

Vietnam belakangan menjadi negara ke-6 yang sangat menarik bagi investor asing, sesudah Tiongkok, India, Rusia, Amerika Serikat dan Brasil, ujar Phan Huu Thang, Direktur di Departemen Investasi Asing mengutip Laporan Investasi Dunia 2007 pada Konferensi Perdagangan dan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menurut data itu, investasi asing tahun lalu di Vietnam hampir mencapai 70 persen dengan nilai US$ 20,3 miliar. An Sung-ho analis dari Hannuri Investment & Securities mengungkapkan bahwa pabrik di Vietnam ini merupakan bagian dari rencana perusahaan itu untuk memperbesar produk ponsel berharga murah sampai menengah.

"Langkah ini akan membantu peusahaan itu memperbesar pertumbuhan di bisnis tersebut," tegasnya. [AP/E-4]


Last modified: 24/3/08