![]()
SP/BERNADUS WIJAYAKA
Libero Surabaya Bank Jatim Anna Yohana harus menjatuhkan diri untuk menggapai bola saat menerima smes dari pemain Gresik Petrokimia pada Sampoerna Hijau Voli Proliga 2008 di GOR Pajajaran, Bogor, Jumat (14/3).
[BOGOR] Gresik Petrokimia yang mempunyai pemain lokalnya berkualitas, tidak mau bergantung terus dengan amunisi asing dalam menjalani kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2008.
"Kami sadar, tim terlalu bergantung pada pemain asing. Begitu lawan membaca permainan kami dan mematikan Zao Yuan dan Jin Bing Kun, maka kami sulit memberi perlawanan. Karena itu, kami tidak mau terus bergantung dengan kekuatan asing, kami harus memaksimalkan pemain muda kami," kata asisten pelatih Petrokimia Suyanto usai timnya dikalahkan Surabaya Bank Jatim 1-3 (24-26, 25-16, 25-27, 17-25) di GOR Pajajaran, Bogor, Jumat (14/3).
Menurut Manajer Bank Jatim Edi Rusianto, permainan Gresik memang terpusat pada dua pemain asing. "Kontribusi keduanya sangat banyak. Strategi kami melumpuhkan keduanya ternyata berhasil. Namun, Gresik sendiri tidak tampil buruk. Mungkin karena, dari segi usia, banyak pemain Gresik masih muda sehingga emosinya belum matang, apalagi saat memimpin. Mereka bisa meninggalkan jauh tetapi bisa tersusul dengan cepat pula," ungkap dia.
Pada laga lain, Jakarta Popsivo Polwan harus mengakui tetangga mereka, Jakarta BNI Taplus 0-3 (18-25, 23-25, 18-25). [ATW/W-11]