SUARA PEMBARUAN DAILY

MU Waspadai Perkembangan Roma

AFP/JEAN-PIERRE CLATOT

Bagan menunjukkan hasil pengundian babak perempat final Liga Champions yang dilakukan di Nyon, Swiss, Jumat (14/3).

[LONDON] Asisten manajer Manchester United (MU) Carlos Queiroz melontarkan ungkapan kehati-hatian setelah timnya diundi bertemu AS Roma pada perempat final Liga Champion untuk kedua kalinya berturut-turut.

MU, bersama Barcelona yang kemungkinan akan mereka hadapi pada semifinal, adalah tim yang paling diunggulkan merebut mahkota. Namun, Queiroz tidak berharap kemenangan atas Roma dengan skor agregat 8-3 seperti musim lalu akan terulang lagi.

"Akan sangat sulit tetapi peluang kami untuk lolos cukup bagus," kata pria asal Portugal itu kepada Sky Sports setelah pengundian di markas besar UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (14/3).

"Kekuatan kami bisa menjadi kelemahan kami. Mereka sangat mengenal kami dan saya menyaksikan mereka dua kali mengalahkan Real Madrid (pada babak 16 besar) dan tim ini sangat berkembang. Mereka lebih kuat dibandingkan saat menghadapi kami musim lalu," paparnya.

Roma, yang tertinggal enam angka dari Inter Milan di Seri A, tidak akan membuang kesempatan untuk membalas dendam. Tahun lalu mereka menang 2-1 pada laga pertama di kandang namun kemudian dilumat 1-7 di Manchester. Pada laga fase grup tahun ini, mereka imbang di Roma dan kalah di Old Trafford.

"Mereka adalah lawan terberat yang mungkin kami hadapi, tetapi kami juga akan menjadi lawan berat mereka," tegas direktur olahraga Roma Daniele Prade kepada situs Gazzetta Dello Sport.

"Roma telah tumbuh lebih baik sejak dua pertandingan tahun lalu dan sekarang adalah waktu untuk menunjukkannya," imbuhnya.

Pertama Kali

Sementara itu, tim asal Spanyol Barcelona akan bertemu wakil dari Jerman Schalke 04 untuk pertama kalinya dalam kejuaraan Eropa dan laga pertama berlangsung di Jerman.

"Salah jika mengatakan mereka bukan tim yang kuat. Schalke sampai di sini karena mereka memang layak ada di sini," kata bek Barcelona Lilian Thuram.

Liverpool dan Arsenal akan berhadapan tiga kali dalam sepekan karena pertandingan perempat final antara mereka berlangsung sebelum dan setelah pertemuan mereka di Liga Utama Inggris pada 5 April.

Pertandingan pertama akan digelar 1 dan 2 April, sedangkan pertandingan kedua pada 8 dan 9 April. Sementara semifinal pertama pada 22 dan 13 April, sedangkan babak empat besar kedua digelar pada 29 dan 30 April 29.

Pemenang pertandingan itu kemungkinan berhadapan dengan Chelsea pada semifinal. Klub London itu berhadapan dengan klub dari Turki Fenerbahce pada babak delapan besar.

Chelsea dua kali kalah dari Liverpool pada dua semifinal Liga Champion dalam tiga musim terakhir meskipun mereka pernah mengalahkan Arsenal pada perempat final 2004 sebelum kemudian disingkirkan Monaco.

Ketua Eksekutif Chelsea Peter Kenyon mengatakan ia lega karena terhindar dari klub Inggris lain pada perempat final. "Sebenarnya saya sangat lega khususnya karena kami bisa menghindari tim Inggris lain. Saya pikir itu kabar yang bagus, terutama untuk suporter," katanya.

"Jadi jika kami lolos maka kami baru akan menghadapi tim Inggris lain di semifinal, jadi jika semua berjalan sesuai rencana, ini adalah pekerjaan yang bagus," tuturnya.

Dirijen permainan Fenerbahce Ugur Boral mengatakan ia gembira bertemu dengan Chelsea. "Sebelum pengundian dilakukan di Nyon, saya mendapat firasat bahwa kami akan menghadapi Chelsea," kata Boral kepada media Turki. [AP/Ant/Rtr/W-11]


Last modified: 15/3/08