
[ROMA] Kapten AS Roma Fransesco Totti mencemaskan kekuatan AC Milan pada lanjutan Seri A Liga Italia yang akan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (15/3) malam atau Minggu (16/3) dini hari WIB.
Pertemuan kedua klub di Stadion San Siro, Milan, Oktober lalu berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Roma. Kini, meskipun main di kandang sendiri, Totti takut dengan kekuatan Milan.
"Keadaannya kini berbeda. Usai tersingkir dari semua kejuaraan, maka posisi empat klasemen di akhir musim adalah satu-satunya target Milan. Kami yakin, mereka akan bermain mati-matian guna meraih kemenangan atas Roma. Itu merisaukan saya," kata Totti.
Saat ini, Milan, yang dilatih Carlo Acelotti berada di posisi kelima klasemen sementara dengan nilai 46, atau selisih satu angka dari Fiorentina yang bertengger di tempat keempat. Sementara AS Roma, yang masih bermain di Liga Champion, juga berpeluang menjadi scudetto musim ini. Totti cs berada di posisi kedua klasemen sementara dengan nilai 58, atau terpaut enam angka dari pemuncak klasemen, Inter Milan.
Gelandang Milan Gennaro Gattuso menegaskan, timnya tidak mau mengakhiri musim di posisi selain empat besar. "Bermain di ajang Piala UEFA bukan sesuatu yang menyenangkan bagi tim sekelas Milan. Posisi keempat klasemen di akhir musim menjamin kami untuk tetap bermain di Liga Champion," tandasnya.
Bertandang ke kandang Roma, Milan dipastikan tampil tanpa penyerang Filippo Inzaghi, bek Marek Jankulovski, dan Alessandro Nesta yang dibekap cedera. Sementara gelandang serang asal Belanda, Clarence Seedorf kemungkinan bisa tampil usai cedera paha.
Walau akan bermasalah di lini belakang dan tengah, Milan masih bisa mengancam klub berlambang serigala itu.
Dibandingkan dengan Roma yang masih harus membagi konsentrasi kekuatan di Liga Champion, Milan seharusnya bisa tampil lebih segar. Konsentrasi Paolo Maldini cs bisa dicurahkan sepenuhnya untuk memenangkan laga krusial ini.
Pengatur Serangan
Gelandang Andrea Pirlo diharapkan tampil sebagai pengatur serangan sekaligus pertahanan Milan. Duet asal Brasil, Kaka dan Pato, yang selalu tampil konsisten diharapkan bisa mengancam gawang Doni dengan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti.
Penetrasi Pato ke daerah kotak penalti lawan bisa merusak konsentrasi bek lawan dan membuka peluang bagi Alberto Gilardino untuk mencetak gol. Gilardino yang belakangan tampil tidak memuaskan, akan berusaha menemukan kembali ketajamannya untuk bersaing merebut tempat tim inti pasukan Ancelotti.
Namun, sebelum mengharapkan kemenangan, Ancelotti harus segera mengembalikan konsistensi pemainnya. Juara Liga Champion ini hanya mampu meraih dua kemenangan, satu kekalahan, dan dua hasil imbang dalam lima laga terakhirnya.
Roma sebenarnya juga bermasalah dengan lini belakangnya menyusul cederanya bek Philippe Mexes. Bek asal Prancis ini akan digantikan oleh Matteo Ferrari yang akan didampingi oleh Juan di depan gawang Doni.
Lini tengah Roma dipastikan tidak kekurangan amunisi. Gelandang muda Alberto Aquilani dan Daniele De Rossi punya keterampilan individu untuk merusak irama permainan Milan. Umpan akurat dan kreativitas kedua pemain lokal ini bisa merepotkan Pirlo dan Gattuso menjaga pertahanan lini tengah Milan.
Lini depan Roma tidak ada masalah. Amentino Mancini dan Totti berada dalam kondisi fit dan siap merepotkan Maldini cs. Konsistensi permainan Roma juga terjaga. Itu terlihat dari hasil di lima pertandingan terakhir. Mereka meraih empat kemenangan dan satu hasil seri.
Namun, konsistensi dan kecepatan serangan pasukan muda Roma dipastikan akan mendapat penjagaan serius dari bek berpengalaman Milan. Walau tanpa Nesta, Maldini, Massimo Oddo, dan Danielle Bonera masih menjadi jaminan kokohnya tembok pertahanan di depan gawang Zeljko Kalac. Mereka tentu tidak akan membiarkan gawangnya dibobol lawan. Kalah, berarti peluang mereka ke Liga Champions tahun depan akan semakin jauh.
[Rtr/goal.com/AP/ATW/W-11]