[SEMARANG] Untuk memberdayakan petani agar nasibnya tidak terpuruk akibat sistem tata niaga pemasaran produk pertanian, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Tengah (Jateng) bekerja sama dengan empat kabupaten, yakni Magelang, Temanggung, Boyolali, dan Semarang menggelar pasar tani di kawasan Agrowisata Sub Terminal Agribisnis (STA) Soropadan, Temanggung.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jateng, Aris Budiono kepada SP, Jumat (14/3) mengatakan, pasar tani akan digelar setiap minggu, mulai 16 Maret 2008 pukul 07.00 WIB - 16.00 WIB. Kegiatan tersebut bertujuan agar petani dapat langsung menjual produknya kepada konsumen tanpa melalui perantara, sehingga memotong mata rantai pemasaran.
"Dengan konsep itu, petani dapat menjual dengan harga yang baik dan menguntungkan. Konsumen juga diuntungkan, karena mendapatkan produk pertanian yang segar dengan harga terjangkau," tegasnya.
Pasar tani didasarkan kenyataan bahwa sistem tata niaga pemasaran produk pertanian saat ini, belum memihak sepenuhnya kepada petani. Harga beberapa produk pertanian, terutama hortikultura di pasaran tidak dapat dinikmati para petani. Hal ini disebabkan masih rendahnya harga di tingkat petani dan panjangnya mata rantai distribusi pemasaran produk pertanian hingga ke tangan konsumen, katanya.
Dikatakan, STA Soropadan akan difokuskan menja- di outlet produk pertanian unggulan dari daerah sekitar Soropadan, yakni Ma- gelang, Boyolali, Temanggung, dan Semarang.
Berbagai produk unggulan yang disajikan di pasar tani akan berfokus pada komoditas hortikultura, terutama buah-buahan dan sayuran. Selain berbelanja, pengunjung juga dapat menikmati berbagai minuman kesehatan seperti temulawak, dan kunir asem. [142]