
akar kecantikan, Kusumadewi Sutanto, dalam seminar bertema "The Latest Trend of Health & Beauty in The World yang digelar Cidesco sebuah organisasi kecantikan sedunia di Jakarta baru-baru ini mengatakan, ada dua kategori usia. Pertama, usia kronologis atau usia kalender yang terus berjalan tanpa dapat dihambat, dan kedua adalah usia biologis yang dengan hidup sehat dan teratur dapat dihambat proses kemundurannya.
Dikatakan, proses ketuaan terjadi terutama oleh radikal bebas, yakni atom oksigen yang dalam interaksinya dengan molekul lain, kehilangan satu elektron di lingkaran terluar orbitnya. Atom oksigen tersebut menjadi tidak stabil, sehingga berusaha mencari elektron dengan cara mengambil elektron molekul lain yang berdekatan guna menstabilkan diri.
Disebutkan ada dua teori terkenal tentang bagaimana radikal bebas menimbulkan kerusakan sel, yaitu teori Danham Harman (1956) dan teori Imre Nagy, (l978). Menurut Danham Harman, radikal bebas merusak molekul sel, termasuk protein DNA yang berada di inti sel.
Akibatnya, DNA tidak dapat membuat perintah-perintah yang benar, perintah-perintah DNA menjadi kacau seperti perintah pembaruan sel dan penggandaan sel menjadi perintah penghancuran sel. Terjadilah proses penuaan dini.
Kembali ke Alam
Sejak tahun 1980-an terjadi gerakan kembali ke alam atau juga dikenal gerakan kembali ke yang hijau. Dalam dunia kesehatan mulai dikenal istilah terapi herbal.
Salah satu cara mengukur keberadaan antioksidan langsung di tubuh dapat menggunakan The Carrotenoid Score. Carrotenoid adalah pigmen antioksidan yang berwarna kuning dan merah yang terdapat dalam wortel, pepaya, tomat, semangka, buah-buahan dan sayuran tertentu.
Kadar antioksida dalam tubuh juga dapat diketahui melalui tes darah, tes urine, tetapi kedua-duanya tidak praktis dan tidak diperlukan.
Sebuah penelitian yang dilakukan American Society of Holistic Medicine, diketahui bahwa buah-buah anggur, termasuk wolfberry yang dicampur dengan delima, buah anggur jenis lain dan teh hijau, kalau dikonsumsi selama 2 - 3 minggu, dapat menurunkan kadar radikal bebas dalam tubuh sampai 43 persen. Jika penurunan ini dapat dipertahankan dalam jangka waktu panjang, diperkirakan dapat memperpanjang rentang hidup sekitar 20 tahun.
Menurut penelitian di Jepang, minum 5 cangkir teh hijau per hari, dapat membakar 70 - 80 kalori. Teh, juga digunakan dalam kosmetika. Biji bunga matahari berkhasiat membentuk lapisan pelindung terhadap infeksi bakteri. [VI/M-15]