SUARA PEMBARUAN DAILY

Lippo Karawaci Bukukan Laba Rp 2 Triliun

[JAKARTA] PT Lippo Karawaci Tbk pada akhir tahun buku 2007 mampu membukukan penjualan bersih Rp 2,091 triliun, Perseroan juga membukukan keuntungan bersih Rp 353 miliar.

Prestasi penjualan pada 2007 sebesar Rp 2 triliun lebih ini dikontribusi oleh kenaikan semua pilar dari tiga pilar Lippo Karawaci, yaitu housing & land development, yang telah memberikan porsi 49 persen atau Rp 1,018 triliun, pendapatan berkesinambungan (recurring revenue) yaitu healthcare (mengelola jaringan rumah sakit), yang memberikan kontribusi 30 persen atau Rp 627 miliar.

Ketiga, unit bisnis infrastruktur & hospitality (jaringan perhotelan, jasa manajemen pusat perbelanjaan, pengelolaan perkotaan, kawasan industri, dan lain-lain), yang membukukan pendapatan Rp 446 miliar, atau 21 persen dari total pendapatan.

"Bagi perseroan, komposisi kontribusi pendapatan antara penjualan produk-produk properti dan pendapatan berkesinambungan, 49:51 persen ini sudah ideal sebagai perusahaan properti terintegrasi," kata Eddy Handoko, Presdiden Direktur Lippo Karawaci dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (14/3).

Namun ke depan katanya, bisnis yang berbasis pendapatan yang berkesinambungan akan terus ditingkatkan persentasenya, sehingga dapat sebagai penopang yang cukup kokoh dan proteksi terhadap fluktuasi pasar di sektor properti ataupun gejolak ekonomi secara luas. "Kami memahami, faktor semakin parahnya kemacetan lalu lintas serta kenaikan harga bahan bakar minyak dan tarif jalan tol, membuat makin banyak masyarakat yang cenderung menginginkan tinggal yang dekat dengan tempat bekerja, atau back to city living yang nyaman dengan berbagai fasilitas lengkap di satu lokasi," katanya.

Perseroan mengantisipasi dengan konsep superblok di kota-kota besar di Indonesia, yaitu pengembangan lingkungan hunian kondominium lengkap dengan komponen komersial, fasilitas pendidikan, hotel, dan ruang hijau yang luas. "Strategi pengembangan proyek-proyek superblok telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan pendapatan yang solid di tahun-tahun mendatang bagi perseroan" kata Eddy Handoko.

Dua proyek superblok perseroan, yang saat ini sedang dikembankan, yaitu City of Tomorrow (Cito) di Surabaya dan Kemang Village di Jakarta Selatan, memperlihatkan tingkat penjualan maupun pra pemasaran yang cukup tinggi dalam waktu kurang dari satu tahun. [PR/N-6]


Last modified: 15/3/08