SUARA PEMBARUAN DAILY

Ibu Bunuh Dua Anaknya

[BEKASI] Dua bocah balita, Mutiara Yusuf (2 tahun) dan adiknya Aldi Rosyid (4 bulan), ditemukan tewas di kamar rumahnya di Jalan Sultan Agung RT 04 RW 04, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi Barat, Jumat (14/3) sekitar pukul 04.30 WIB. Dari informasi yang dihimpun SP, kedua balita itu diduga kuat dibunuh ibu kandungnya sendiri, Ismawati (35).

Menurut tetangga korban, Mohammad Amir (38), kedua korban ditemukan sudah tak bernyawa di lantai di sebelah sofa yang terdapat di dalam salah satu kamar rumahnya.

M Yusuf (40), ayah korban, yang pertama kali menemukan kedua anaknya dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi tangan diikat karet. Dia langsung berteriak histeris sehingga mengundang kedatangan para tetangganya.

Saat kedua bocah malang itu ditemukan, Isnawati sedang berjalan-jalan pagi di sekitar rumahnya. Sekitar pukul 07.00 WIB, dia kembali ke rumahnya dan langsung ditangkap warga untuk selanjutnya diserahkan ke Polsektro Bekasi Barat.

Mutiara dan Aldi merupakan anak kedua dan ketiga pasangan yang bekerja sebagai pedagang kelontong di rumahnya. M Yusuf dikenal sebagai sesepuh di lingkungan tempat tinggalnya. Kedua korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi dan selanjutnya di kirim ke RSCM Jakarta untuk diotopsi. Tidak terlihat adanya luka di tubuh keduanya.

Motif pembunuhan, menurut Ketua RW 04 Kelurahan Kalibaru, Ika Solika (60) kemungkinan disebabkan karena sang ibu menderita stres. ''Memang ibu korban jarang bergaul dengan warga sekitar. Isnawati cenderung menutup diri dan selalu berada di rumah,'' katanya.`

Ika menjelaskan, dalam seminggu terakhir terlihat ada perubahan sikap dari Isnawati di mata tetangganya. ''Biasanya dia kalau keluar rumah selalu pakai jilbab. Tapi seminggu terakhir dia tidak pakai jilbab. Alasannya saya tidak tahu,'' ujarnya.

Sementara itu, hingga Jumat pukul 10.00 WIB, Isnawati belum bisa dimintai keterangan oleh polisi karena masih shock. Dia masih berada di ruang Kasubnit II Serse Polsektro Bekasi Barat.

Kapolsek Bekasi Barat AKP Dewoto mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena tersangka belum bisa diperiksa dan tidak mau bicara sepatah kata pun. ''Saya belum bisa memberikan keterangan. Kami masih memeriksa beberapa saksi,'' kata Dewoto menjawab SP di kantornya, Jumat siang. Sedangkan M Yusuf masih dimintai keterangan untuk mengetahui penyebab peristiwa tragis itu.

Menurut keterangan beberapa tetangganya, keluarga M Yusuf termasuk golongan ekonomi menengah. Dia dikabarkan pernah cekcok dengan istrinya sekitar dua bulan lalu. Sejak ada percekcokan itu, Ismawati sering keluar rumah.

Kamis malam, M Yusuf tidur di ruang tamu sendirian. Sedangkan Isnawati tidur bersama ketiga anaknya. Anaknya yang pertama Rini (4) dalam kondisi sehat. Isnawati mengaku kepada anggota keluarga besarnya, Asep (45), bahwa anaknya dimasukkan terlebih dahulu ke bak mandi, setelah itu dibawa ke dalam kamar tidur dan kemudian ditutup dengan sarung. [HTS/M-12]


Last modified: 14/3/08