
[MELBOURNE] Pembalap tim Ferrari, Kimi Raikkonen memulai langkahnya untuk mempertahankan gelar juara dunia F-1, dengan tampil mengesankan di sesi latihan bebas menjelang Grand Prix (GP) Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Jumat (14/3) siang waktu setempat atau pagi WIB. Dia berhasil mencatat waktu tercepat di lintasan sirkuit yang panjangnya 5,303 km tersebut di menit-menit akhir sebelum latihan sesi pertama selesai.
Sebelumnya, selama 15 menit, pembalap McLaren, Lewis Hamilton menduduki posisi teratas dengan perolehan waktu satu menit, 27,085 detik. Namun kemudian diambil alih oleh Raikkonen yang mencatat waktu satu menit, 26,461 detik. Ketika sesi latihan hampir berakhir, Hamilton kembali masuk lintasan untuk mencoba mematahkan catatan waktu rival terberatnya itu. Hanya saja catatan waktu terakhirnya masih masih tertinggal 0,487 detik.
Sesi latihan yang dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat, dibuka dengan penampilan pembalap tim BMW, Nick Heidfeld. Hanya saja kondisi Sirkuit Albert Park tak memungkinkannya meraih waktu tercepat. Sirkuit ini merupakan gabungan dari trek balapan dan jalanan untuk uji kendaraan. Green track demikian diistilahkan para pelaku F-1 terhadap sirkuit yang jarang dipergunakan untuk waktu lama, sehingga lintasannya tidak memiliki daya cengkeram (grip) yang baik.
Peraih waktu tercepat ketiga dan keempat adalah Felipe Massa (Ferrari) dan Heikki Kovalainen (McLaren). Sementara posisi kelima dan keenam adalah Mark Webber (Red Bull) dan Fernando Alonso (Renault).
Lulus Tes
Menjelang sesi latihan dimulai, dua tim F-1, Red Bull Racing dan Honda ternyata baru lulus dalam uji coba tabrakan (crash test) yang diwajibkan Federasi Otomotif Internasional (FIA) sebagai syarat untuk mengikuti kejuaraan balap mobil formula ini. Hasil tes yang difokuskan untuk melihat keamanan dan daya tahan kendaraan baru keluar beberapa saat menjelang sesi latihan bebas Grand Prix (GP) Australia dimulai Jumat (14/3) siang tadi.
Tim-tim F-1 lainnya sudah dinyatakan lulus tes ini, bahkan tim Super Aguri yang sempat terkendala untuk tampil di F-1 musim 2008, juga sudah melewati crash test pada Februari lalu. Kendaraan terbaru Red Bull, RB4 pada Rabu (12/3) sudah lolos tes untuk bagian depan kendaraan di Inggris. Namun mereka menuju ke Melbourne tanpa menyelesaikan semua tes yang diwajibkan.
Pagi tadi akhirnya Red Bull dinyatakan lulus tes untuk bagian hidung kendaraan. Akibatnya Red Bull baru melakukan pemeriksaan teknis (scrutineering) RB4 sesaat setelah mereka dinyatakan lulus tes. Sementara kendaraan terbaru Honda, RA108 juga terlambat tes untuk bagian hidung dan roda belakang kendaraan yang baru mereka perkenalkan pada uji coba resmi F-1 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pekan lalu.
Dua hari lalu, akhirnya dua perangkat tersebut dinyatakan lulus. Honda mengalami musim yang buruk pada lomba 2007, dengan hanya menempati klasemen konstruktor kedelapan, di bawah tim "anak bawang" Toro Rosso.
Pemimpin tim, Nick Fry segera mengambil langkah antisipasi untuk musim 2008, dengan menarik Ross Brawn, ahlis strategi F-1 yang berada di balik kesuksesan Michael Schumacher menjadi juara dunia tujuh kali. [Berbagai Sumber/L-9]