[SURABAYA] Grup musik Toto asal Los Angeles, Amerika Serikat (AS) akhirnya dapat menggelar konser di ballroom Imperial Palace Surabaya, Kamis (13/3) malam. Pada Rabu (12/3), mereka batal pentas karena peralatannya tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.
Sekitar 2.000 penonton terhipnotis oleh penampilan mereka, apalagi ketika vokalis Bobby Kimball membawakan lagu baru Falling in Between, penonton menyambut riuh luar biasa. Padahal, sebelumnya mereka sempat kecewa setelah konser sempat dibatalkan Rabu malam.
Pada konser itu, Toto tampil lengkap selain Bobby, Simon Philips (dram), Leland Sklar (bas), Tonny Spinner (gitar), Steve Lukather (gitar) dan Greg Phillinganes (kibor). Grup musik ini juga membawakan sejumlah hits seperti Rosanna, Pamela, Afrika, I Will Remember, I Wanna Hold You Back hingga Georgy Porgy.
Minta Maaf
Sebelum Toto menyanyi, Steve Lukather meminta maaf atas pembatalan konser mereka pada Rabu malam. Penundaan konser bukan disengaja, tetapi karena masalah teknis pengangkutan peralatan.
Penonton merespons permintaan maaf itu dan bisa memahami. Para penonton datang dari berbagai kota, seperti dari Jakarta, Bandung, Medan serta Surabaya dengan harga tiket Rp 350.000, Rp 250.000 dan Rp 150.000.
Konser Toto bisa disebut sukses, khususnya ketika hit Pamela dinyanyikan, penonton berdiri dan melambai-lambaikan tangan. Penonton tampaknya telah melupakan pembatalan bahkan terkesan puas dengan penampilan Toto pada Kamis malam.
Promotor Tommy Pratama dari Original Production menyatakan permintaan maaf atas pembatalan konser Toto sehari sebelumnya. Atas pembatalan tersebut pihaknya siap menanggung kerugian, asalkan penonton puas dengan penampilan grup musik dari AS ini. [080]