Komite Olahraga Nasional (KON) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu (12/3) ini menyerahkan bonus kepada lima atletnya yang berprestasi pada ajang SEA Games XXIV di Thailand akhir 2007 lalu. Bonus diserahkan Ketua Harian KON Sumbar, Indomar Asri di Kota Padang. Menurut Bidang Media dan Promosi (Medprom) KON Sumbar, Syahwin Nikelas ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap atlet yang telah mengharumkan nama bangsa, khususnya Sumbar. Atlet yang akan mendapatkan bonus tersebut adalah Martinel Prihastuti dari cabang karate, Taufik Ramadi dan Asrul Akbar dari cabang atletik, Deri Fitri dan Nofrialdi dari cabang kempo dan Mifta Rivai Lubis dari cabang tinju.
Di SEA Games, Martinel, Taufik dan Asrul menyumbangkan medali perak di nomor lari estafet. Sementara Mifta menyumbangkan perunggu. Sedangkan kempo, meski masih dalam kategori ekshibisi, berhasil mempersembahkan empat emas dari Deri dan Nofrialdi. Bonus yang diberikan bervariasi antara Rp 50 juta sampai Rp 75 juta. [BO/L-9]
Pembalap asal Watampone dari tim Zrempet Makassar, Bobby Alfiantara berambisi tampil di kejuaraan balap motor FIM Asian GP 2009. Untuk melangkah ke tingkat Asia, dia harus bersaing dengan para pembalap dari Jawa. Namun, Bobby mempunyai modal untuk menyaingi pembalap Jawa dengan meraih podium pertama di kelas bergengsi MP1 (110 cc 4 Tak Tune Up Seeded) di seri kedua U Mild U Bikers Safety Race to Asia 2008 di Palu, Sulawesi Tenggara, akhir pekan lalu. Ia mengumpulkan nilai sempurna 50. Hasil ini menempatkan dia sebagai salah satu wakil dari pembalap luar Jawa untuk bersaing dengan para juara di kota lainnya yang diproyeksikan U Mild menuju kejuaraan Asia tahun depan.
Di sirkuit baru non-permanen Pantai Talise di bawah jembatan Teluk Palu yang indah, dia menunjukkan keperkasaanya untuk mempertahankan gelar juara tahun lalu yang diraihnya di sirkuit STQ Palu. "Saya datang untuk mempertahankan gelar juara tahun lalu dan tahun ini untuk bersaing meraih tiket ke FIM Asian GP 2009," katanya, Selasa (11/3). [PR/W-11]
Kejuaraan Tenis Antarmedia yang telah lima tahun "mati suri" kembali digelar di lapangan tenis tanah liat Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 19-22 Maret. Kejuaraan yang diikuti para pekerja pers dari berbagai media cetak dan elektronik di Indonesia ini rutin digelar sejak 20 tahun lalu. Kegiatan ini telah menjadi agenda tetap dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN)."Dengan digelarnya kembali kejuaraan ini diharapkan bisa mempererat silaturahmi di kalangan wartawan," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Daryadi, dari Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Jaya, di Jakarta, Rabu (12/3).
Kejuaraan ini mempertandingkan nomor kelompok wartawan dan karyawan. Pada kelompok wartawan terdiri dari beregu, tunggal dan ganda di bawah 45 tahun, tunggal dan ganda di atas 45 tahun, serta tunggal dan ganda veteran 55 tahun ke atas. Sedangkan di kelompok karyawan pers hanya mempertandingkan nomor beregu, tunggal, dan ganda. Terselenggaranya kejuaraan ini juga berkat dukungan dari mitra sponsor PT Sido Muncul serta PT Asuransi Cigna Indonesia. [A-11]