
Pemain Tottenham Hotspur Dimitar Berbatov (kiri) akan menjadi andalan saat timnya bertandang ke tim Belanda, PSV Eindhoven pada ajang Piala UEFA, Rabu (12/3). AFP/IAN KINGTON

[LONDON] Bertamu ke Stadion PSV, kandang PSV Eindhoven, Rabu (12/3) malam atau Kamis (13/3) dini hari WIB dalam laga kedua babak perdelapan final Piala UEFA, Tottenham Hotspurs terbebani target wajib menang 2-0 untuk lolos ke babak perempat final.
Dalam laga pertama di White Hart Lane, kandang Spurs, pekan lalu, PSV mempermalukan tuan rumah dengan kemenangan 1-0 melalui gol Jefferson Farfán di menit ke-34.
Meski defisit satu gol, peraih Piala Carling itu yakin revans dan sekaligus menembus babak perempat final. "Piala Carling sudah lewat. Kami akan kembali fokus pada liga primer dan Eropa," kata pelatih Tottenham, Juande Ramos.
Penyerang "Spurs", Dimitar Berbatov, yang mencetak dua gol saat menghadapi West Ham dalam lanjutan Liga Inggris pekan lalu, diharapkan mampu menjebol gawang PSV yang dikawal Heurelho Gomes.
Di pihak tuan rumah, PSV, dipastikan beristirahat setelah dibatalkannya jadwal pertandingan liga melawan Ajax Amsterdam. Pembatalan ini berkaitan dengan tidak adanya jaminan keamanan pertandingan dari polisi. Polisi juga masih belum menjamin keamanan laga PSV versus Spurs, namun kedua klub tetap akan berlaga.
Menyambut Spurs, PSV punya persiapan cukup matang. Selain mendapat tambahan waktu istirahat, klub asuhan Sef Vergoossen ini juga sukses meraih lima kemenangan dalam enam laga terakhir. Tajamnya penyerang PSV, Danko Lazovic dan Danny Koevermans patut diwaspadai oleh bek Ledley King dkk.
Lazovic dan Koevermans merupakan penyumbang gol terbanyak PSV musim ini dengan raihan 13 dan 12 gol. PSV juga cukup mengenal permainan klub-klub Inggris. PSV punya pengalaman bertemu Arsenal di enam pertandingan Liga Champion selama enam tahun terakhir.
Bagi Spurs, lolos ke perempat final akan mengulang prestasi terbaik mereka di pentas nomor dua Eropa ini. Tahun lalu, pasukan High Road ini juga sukses menembus perempat final, namun kemudian tumbang di tangan Sevilla, yang saat itu masih diarsiteki Juande Ramos.
Grafik permainan Spurs kurang begitu bagus. Dalam enam laga terakhir, Spurs mencatat tiga kali menang, dua kali kalah, dan sekali imbang.
Kehadiran bek King dan Woodgate diharapkan akan menguatkan barisan pertahanan Spurs. Kecepatan dan akurasi umpan gelandang muda, Jermaine Jenas diharapkan bisa melayani Berbatov dan Keane dengan umpan silang matang.
Vergoossen juga punya banyak pilihan pemain. Kembali sehatnya gelandang Ibrahim Affelay bisa menjadi kabar gembira bagi Lazovic. Kreativitas dan umpan gelandang muda ini diharapkan bisa membongkar pertahanan lawan. Duet gelandang Jason Culina dan Edison Méndez diharapkan bisa kembali tampil bagus seperti saat menumbangkan Spurs di White Hart Lane. [UEFA/goal.com/ATW/ W-11]