SUARA PEMBARUAN DAILY

Mancini Tinggalkan Inter

Pelatih Inter Milan Roberto Mancini saat memimpin timnya menghadapi Liverpool di babak 16 besar Liga Champions, di Stadion San Siro, Milan, Selasa (11/3) malam atau Rabu (12/3) dini hari WIB. Setelah pertandingan yang dimenangi Liverpool 1-0 itu, Mancini mengumumkan akan meninggalkan Inter usai kompetisi tahun ini berakhir. AP/Luca Bruno

[MILAN] Menyusul kekalahan timnya dari Liverpool (Inggris) di ajang Liga Champions, pelatih Inter Milan Roberto Mancini berniat meninggalkan klub asal Italia itu setelah musim kompetisi 2007-2008 berakhir.

Inter harus mengakui kehebatan Liverpool 0-1 pada laga kedua babak perdelapan final di Stadion San Siro, Milan, Selasa (11/3) malam atau Rabu (12/3) dini hari WIB. Secara keseluruhan, Inter kalah 0-3 atas Liverpool karena dalam pertandingan pertama, tiga pekan lalu, mereka menyerah 0-2. Namun, Mancini membantah bahwa pengunduran diri itu karena tersingkir di Liga Champions.

Beberapa saat sesudah tersingkir, Mancini mengejutkan publik Inter. Dia mengumumkan pengunduran dirinya saat musim kompetisi berakhir. "Kontrak kerja saya bersama Inter akan berakhir 2,5 bulan lagi, dan saya tak berniat memperpanjang. Saya sudah jelaskan kepada pemain bahwa kekalahan malam ini bukanlah penyebab pengunduran diri saya," kata pelatih kelahiran 27 November 1964 ini.

Sebelum pengumuman tersebut, tak ada rumor apa-apa mengenai niat pengunduran diri mantan tandem Gianluca Vialli di Sampdoria era 1990-an tersebut.

Sudah beberapa pekan terakhir ini, Mancini yang pernah bermain dan melatih untuk Lazio tidak mau bicara pada wartawan. Ia marah karena pemberitaan media yang menyebutkan, "Nerazzurri", timnya diuntungkan dengan beberapa keputusan kontroversial wasit. Dengan keputusan yang menguntungkan timnya itu, maka Inter akan mendulang kemenangan.

Mancini yang bergabung dengan Inter sejak 2004 lalu. Ia sukses memberikan dua scudetto berturut-turut, yaitu musim 2005-2006 dan 2006-2007. Musim ini, Inter berpeluang meraih gelar ketiganya di bawah Mancini. Inter masih duduk di puncak klasemen dengan keunggulan enam angka atas saingan terdekatnya, AS Roma.

Kalau Inter terus memimpin sampai akhir musim, maka Mancini adalah pelatih pertama yang mampu menghadirkan gelar juara Liga Italia tiga kali secara beruntun bagi Inter.

Mengenai kekalahan dari Liverpool, Mancini hanya mengatakan, bahwa bermain dengan 10 orang membuat timnya semuanya menjadi sulit.

"Pada awal laga, ada empat pelanggaran dari para pemain bertahan Liverpool yang seharusnya berbuah kartu. Namun malah pemain kami yang diusir. 10 orang melawan 11, dengan ketinggalan 0-2, jelas tidak adil dan membuat semua semakin sulit," tandas Mancini, yang juga pernah bermain di Liga Inggris bersama Leicester City ini.

Tidak dijelaskan kemana Mancini akan berlabuh selanjutnya. Sebelumnya, media di Italia justru melaporkan bahwa pemilik Inter Massimo Moratti telah berbicara dengan mantan pelatih Chelsea Jose Mourinho. Disebut-sebut, Mourinho akan menangani Inter musim mendatang. Namun, pelatih asal Portugal ini membantah telah dihubungi Moratti. Mourinho, sejak dipecat Chelsea, September tahun lalu masih menganggur. [Rtr/AP/ATW/W-11]


Last modified: 12/3/08