[BANDUNG] Meski baru direnovasi enam bulan yang lalu, sebuah ruang kelas di Sekolah Dasar (SD) Babakan Surabaya Utara, Jalan Kiaracondong Belakang No 147 A, Kota Bandung, Jawa Barat, ambruk, Selasa (11/3). Ruang kelas yang roboh itu berada di bagian depan kompleks SD Babakan Surabaya Utara. Seluruh genting, kuda-kuda, penampang genting, dan plafonnya jatuh.
"Waktu ambruk tidak ada siswa, sehingga tidak ada korban," kata Kepala Sekolah SD Babakan Surabaya 9, Suraji kepada wartawan, di Bandung, Selasa siang.
Akbar, guru bahasa Inggris yang seharusnya mengajar di ruangan itu mengatakan, robohnya bagian atas ruangan itu dimulai dengan jatuhnya plafon.
"Saat itu murid-murid saya suruh keluar dahulu. Tidak lama, sebagian tembok ikut jatuh," paparnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ruang kelas yang roboh bagian atasnya itu mengakibatkan kegiatan belajar mengajar di tiga ruangan terhambat.
Kelas yang rusak itu tadinya bakal dipakai oleh siswa kelas VI, SD Babakan Surabaya 9. "Jadinya disatukan dengan siswa kelas I," katanya.
Ruangan kelas yang ambruk itu merupakan satu dari 15 ruangan yang ada di kompleks sekolah tersebut. "Satu kelas dipakai untuk ruang guru," ungkapnya.
Ruangan yang lainnya, digunakan untuk menampung 1.460 siswa dari delapan sekolah dasar. Seharusnya, satu sekolah memiliki lima ruang kelas. Sehingga untuk delapan sekolah dasar, minimal tersedia 40 kelas di lingkungan sekolah tersebut.
Kepala Seksi Manajemen Sarana Dinas Pendidikan Kota Bandung, Suryadi mengatakan, pihaknya bakal membangun tiga ruang kelas baru di SD Babakan Surabaya Utara. Total dananya mencapai Rp 120 juta. [153/149]