Meskipun menjadi pendonor darah merupakan perbuatan mulia yang sangat berarti bagi kehidupan manusia, ternyata masih sulit mencari pendonor sukarela. Demikian ditegaskan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Bali dr Gst Lanang Rudiartha saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) PMI Cabang Kota Denpasar di Aula RSU Daerah Wangaya Selasa (11/3) pagi. Mukerda dihadiri para pengurus cabang, Kepala dan staf Markas PMI Cabang dan ranting, para tenaga sukarela (TSR) dan korps suka rela (KSR) se-Kota Denpasar.
Lebih jauh Lanang yang juga Dirut RSUP Sanglah ini mengemukakan pengalamannya selaku Ketua PMI Cabang Gianyar. Hal senada ditegaskan Ketua Pengcab PMI Kota Denpasar dr I Made Sudhana Satrigraha didampingi Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) I Gede Ngurah Budiyasa, "Sebulan rata-rata hanya ada 2 - 3 kali kegiatan donor dengan hasil 20 - 30 kantong per acara,' jelas Budiyasa. Padahal, kebutuhan darah di RSUD Wangaya mencapai 80 - 100 kantong per bulan. [137]
![]()
Didit Majalolo
Sejumlah pengunjuk rasa dari Hizbut Tahrir Indonesia berunjuk rasa, di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Selasa (11/3). Mereka menuntut kepada pemerintah agar lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat.
![]()
Abimanyu
Pengojek payung sebagian besar anak-anak yang putus sekolah, menawarkan jasa di halte busway di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (11/3). Menurut Komnas HAM Anak, data anak putus sekolah mencapai 12,7 juta terkait dengan sosialisasi dan pelaksanaan UU No 23/2002 tentang perlindungan, peningkatan akses dan fasilitas pendidikan anak.