Sepuluh bus Trans Pakuan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bogor yang beroperasi sejak Juni 2007 lalu terus merugi. Target pendapatan yang direncanakan Desember 2007 sebesar Rp 110 juta belum juga tercapai, padahal 10 unit bus itu merupakan bus hibah dari Departemen Perhubungan. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor yang membidangi transportasi, Yusuf Dardiri mengungkapkan hal itu kepada pers di Bogor, Selasa (11/3). Menurut dia, melihat kondisi Trans Pakuan yang merugi, maka rencana menambah 10 unit lagi bus pada 2008 belum perlu. "Sepuluh unit bus Trans Pakuan dengan trayek Bubulak ke Baranangsiang dengan jarak 15 KM itu saja masih belum penuh oleh penumpang. Karena itu, penambahan belum perlu, " ujar Yusuf Dardiri.
Bus Trans Pakuan dioperasikan untuk mengatasi kemacetan di Kota Bogor yang menurut Yusuf akibat jumlah kendaraan bermotor melebihi kapasitas jalan yang ada. Jumlah angkot Kota Bogor saat ini sekitar 3.500 unit, angkot Kabupaten Bogor 6.000 unit, lalu dari Cianjur dan Sukabumi yang masuk Kota Bogor setiap harinya sekitar 2.000. [HR/L-8]
Hasbullah, seorang sopir bajaj beralih profesi menjadi pencuri mobil. Dia ditangkap petugas Polsek Mampang, Jakarta Selatan, karena mencuri sebuah mobil di Jalan Mampang Prapatan II No 21 RT 008 RW 03, Jakarta Selatan, pekan lalu. "Kami masih mengejar anggota sindikat lainnya dan penadahnya," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Chairul Anwar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/3). Dikatakan, Hasbulloh masuk dalam jaringan sindikat pencuri mobil spesialis jenis Toyota Avanza dan Kijang jenis LGX. "Mobil jenis Avanza, dan Kijang LGX sudah menjadi incaran tetap sindikat yang sudah profesional ini. Mobil curian itu dijual murah di Sukabumi dan Indramayu seharga sekitar Rp 20 juta," ujar Chairul.
Hasbullah menyesal. "Pendapatan sekali menjual mobil hanya Rp 1 juta tidak sebanding dengan akibat yang harus saya tanggung. Padahal Saya hanya ingin memberi makan anak, dan istri saya," tuturnya lemas. Sebelumnya dia menarik bajaj hanya mendapatkan uang Rp 20.000 per hari. Dia terbujuk akan mendapat iming-iming uang banyak dalam waktu sekejap. [MAR/Y-4]