![]()
AP/Sakchai Lalit
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra berjabat tangan dengan para pendukungnya saat meninggalkan Kantor Mahkamah Agung di Bangkok, Thailand, Rabu (12/3).
[BANGKOK] Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra akan mengaku tidak bersalah di pengadilan, yang mulai menyidangkan kasus korupsinya, Rabu (12/3). Lebih dari 200 personil kepolisian, dilengkapi dengan detektor bom dan lima anjing pelacak, ditempatkan di sekitar ruang sidang.
Pada wartawan, Rabu pagi, Thaksin mengatakan, ia bisa membuktikan dirinya tidak bersalah. Thaksin menghadapi tuntutan penyalahgunaan kekuasaan, dengan membantu istrinya membeli tanah dari pemerintah pada 2003. Undang-undang antikorupsi di Thailand melarang politisi dan keluarganya melakukan bisnis dengan agen pemerintah.
Pengacara Thaksin, Pichit Chuenban mengatakan, ia akan mengajukan pada pengadilan untuk membolehkan Thaksin tidak hadir dalam persidangan kasusnya. Pengadilan Thailand, Selasa (11/3), mengizinkan Thaksin berkunjung ke Inggris, Kamis (13/3), dan tinggal di Inggris selama satu bulan.
"Thaksin mengatakan pada pengadilan, dia harus kembali ke Inggris untuk melihat tim sepakbolanya dan menjalankan bisnis pribadinya," kata Juru Bicara Thaksin, Pongthep Thepkanjana. Ketua pengadilan Rakkiat Pattanaphing mengatakan, Thaksin harus sudah kembali ke Bangkok dan melapor ke pengadilan tanggal 11 April.
Thaksin membeli klub Manchester City, yang pekan ini berada di ranking kedelapan di Liga Primer Inggris, di saat 17 bulan masa pengasingannya di Inggris. "Itu alasan saya harus kembali ke Inggris, lusa. Itu komitmen saya pada Manchester City. Mereka kalah di banyak pertandingan dan hanya menang beberapa kali dalam tiga hingga empat bulan terakhir, saat saya sedang sangat sibuk. Maka saya harus kembali dan memperat hubungan," kata Thaksin. [AP/B-14]