[JAKARTA] Setelah digandeng Petronas, ESQ Leadership Center dipercaya Sime Darby Berhad, perusahaan terbesar di Malaysia, untuk memberikan pelatihan SDM kepada karyawannya.
"Sime Darby baru saja merampingkan mergernya dengan dua kelompok usaha besar di Malaysia di bidang perkebunan dan properti, Guthrie dan Golden Hope," ujar Ruslan Abdul Razak, Head of Business School Sime Darby dalam keterangan tertulis, di Kuala Lumpur, Selasa (11/3).
Penggabungan ini membuat Sime Darby menjadi perusahaan terbesar di dunia dalam perkebunan kelapa sawit dan terbesar di Malaysia dalam kapitalisasi pasar di Kuala Lumpur Stock Exchange sebesar 70 miliar Ringgit Malaysia, setara dengan US$ 20 miliar.
"Penggabungan fisik yang memakan waktu setahun telah rampung namun kami membutuhkan penggabungan mental dan visi dari karyawannya yang berjumlah 104.000 orang," ujar Ruslan.
Training Swagriya angkatan I Sime Darby di Subang Jaya, Kuala Lumpur dilaksanakan tanggal 11 hingga 13 Maret 2008. "Dengan memberikan training ESQ kami memberikan pengembangan SDM yang holistik, menyeluruh kepada karyawan Sime Darby dan training ESQ merupakan pembuka mata dan kecerdasan spritiual merupakan landasan bagi manajemen dan kepemimpinan, lanjut Rusli.
Ary Ginanjar Agustian, pimpinan ESQ Leadership Center menyatakan bahwa kepercayaan Sime Darby ini merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia. "Sebagai anak bangsa saya merasa bersyukur atas kepercayaan ini. Saya berharap bisa mengangkat citra Indonesia di mata Malaysia," ungkap Ary.
Dengan bergabungnya Petronas dan Sime Darby menunjukkan bahwa spiritualitas telah menjadi trend dunia dalam manajemen dan dunia usaha.
Saat ini dari 104.000 karyawannya di Malaysia saja terdapat 30.000 karyawan berasal dari Indonesia. Sime Darby sendiri memiliki anak usaha perkebunan di berbagai daerah di Indonesia seperti di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi.
Selain itu, Sime Darby juga memiliki unit usaha di 22 negara di seluruh dunia.
Rusli menyatakan, untuk tahap pertama Sime Darby telah mengikat kontrak untuk melakukan training in house ESQ pada 18 angkatan (1 angkatan berjumlah 250 orang), selanjutnya akan menyeluruh kepada seluruh karyawan Sime Darby. [N-6]