
Frank Lampard (kiri) dan Didier Drogba (Chelsea) AP/Tom Hevezi
![]()
[LONDON] Arsenal masih berada di puncak klasemen dengan mengantongi nilai 66 dari 29 laga, sedangkan Manchester United (MU) berada di posisi kedua dengan raihan 64 angka dari 28 pertandingan.
Selisih dua angka dengan satu laga tunda liga menjadi kesempatan MU melengserkan Arsenal di puncak klasemen. MU akan menghadapi Derby County Sabtu mendatang. Namun, posisi kedua klub tersebut belumlah aman, karena Chelsea juga memberi ancaman. Saat ini, mereka bertengger di peringkat ketiga dengan nilai 58 dalam 27 partai.
Laga ke-28 "The Blues", julukan Chelsea, yang akan digelar di kandang Stamford Bridge, Kamis (13/3), bisa disebut sebagai partai milik John Terry dkk mengingat kelas lawannya, Derby County jauh di bawah Chelsea. Ini saatnya Chelsea merapat.
Derby, yang diasuh Paul Jewell ini masih belum beranjak dari posisi juru kunci klasemen. Duduk di posisi ke-20, Robert Earnshaw dkk hanya mampu meraih 10 angka, hasil satu kali menang, tujuh hasil imbang, dan 20 kali kalah. Kejutan tim ini muncul ketika menahan imbang Manchester City 1-1 beberapa waktu lalu.
Melawan klub yang didirikan tahun 1888 ini, pasukan Stamford Bridge nyaris mustahil gagal meraih tiga angka. Bila kalah, mungkin mereka tengah sial. Chelsea unggul di semua lini dengan materi pemain bertalenta bintang. Gagal meraih tiga angka, selain kehilangan kesempatan merapat ke dua seterunya, MU dan Arsenal, Chelsea juga akan kehilangan kesempatan merebut gelar juara.
Statistik
Perbandingan statistik kedua klub sangat berbeda. Kalau dalam 28 laga, Derby kalah 20 kali, maka Frank Lampard cs mencatatkan 17 kali kemenangan. Pencetak gol terbanyak Derby, Kenny Miller, hanya mampu mencetak lima gol. Sementara Frank Lampard sudah mempersembahkan 13 gol.
Kalau Chelsea bermain serius dan fokus, bukan cuma MU yang terancam gagal menjuarai liga utama. Arsenal harus hati-hati terhadap pergerakan Chelsea.
Di lain sisi, Chelsea memang bertabur bintang. Namun, bukannya tak bisa kalah. Sabtu (8/3) lalu, Didier Drogba dkk merasakan sakitnya tumbang di tangan tim gurem, Barnsley dalam perdelapan final Piala FA. Mereka kalah 0-1 dan gagal mempertahankan gelar juara. Target tiga gelar dalam semusim atau treble harus ditunda sampai musim depan.
Pengalaman buruk ditumbangkan klub Barnsley, bisa menjadi pelajaran mereka untuk tidak menyepelekan lawan. Menang melawan Derby, setidaknya memperpendek jarak dengan MU menjadi tiga angka. [goal.com/ATW/W-11]