[BREBES] Tambak ikan dan udang seluas 800 hektare (ha) di dekat Pantai Pandansari, Desa Kaliwingi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak dan hilang terkena abrasi. Abrasi juga sudah mengenai sebagian permukiman penduduk yang berada di dekat pantai dan ratusan permukiman lain, terancam.
Camat Brebes Sudigyo, Senin (10/3), membenarkan terendamnya 800 ha tambak ikan dan udang milik warga setempat. "Masalah tersebut sudah kami laporkan kepada bupati dan tim dari kabupaten yang meninjau daerah ini," katanya.
Dikatakan, pada awal tahun 2000, luas tambak di daerah ini masih.1.800 ha. Namun, sekarang tinggal 1.000 ha karena 800 ha di antaranya hilang dan terendam air laut. Para pemilik tambak sebenarnya sudah melakukan pengamanan tambak di dekat pantai antara lain dengan melakukan penanaman bakau.
"Ombak yang cukup besar akhirnya menghilangkan sebagian tanaman bakau yang masih muda tadi, sehingga hasilnya tidak maksimal," katanya.
Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes juga sudah melakukan normalisasi muara Sungai Pemali, yang sering tersumbat sampah dan lumpur.
Bupati Brebes Indra Kusuma mengatakan, abrasi di Pantai Brebes terjadi karena beberapa faktor, antara lain perubahan iklim, arah gelombang, dan tingginya gelombang pantai utara saat ini.
"Upaya pengamanan pantai terus dilakukan dengan penanaman bakau dan mengganti tanaman bakau yang rusak. Hal ini kami lakukan terus menerus agar hasilnya bisa maksimal," katanya. [WMO/M-11]