
Dua dari enam tersangka pengedar dan pemakai ganja yang sering beraksi di wilayah Kota Cilegon, Banten, menunjukkan paket ganja yang mereka jual di wilayah Cilegon, ketika ditanya penyidik Polsek Kota Cilegon, Senin (10/3). SP/Laurens Dami
[CILEGON] Sebanyak enam pengedar ganja yang sering beraksi di wilayah Kota Cilegon, banten, yakni Mulyadi (26), Nasuhi (26) keduanya warga Serdang, Serang, Ratna (28) warga Lingkungan Rokal Cilegon, Amer (24) warga Kedung Baya, Cibeber, Cilegon dan Tabyani (24) warga Lingkungan Gudang, Kelurahan Jombang Wetan, Cilegon ditangkap di tempat berbeda oleh tim Reskrim Polsek Cilegon.
Selain itu, salah satu tersangka pedagang daun ganja lain, yang merupakan residivis bernama Hardiman (34) warga Kampung Bawa, Kelurahan Gunung Batu Bogor, ditangkap di kontrakannya di Cilegon. Tersangka pernah mendekam di Rutan Serang selama empat tahun dalam kasus perdagangan dan peredaran daun ganja.Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti satu kilogram daun ganja kering.
Tertangkapnya semua anggota jaringan pengedar ganja ini berawal dari penangkapan tersangka Mulyadi pada pertengahan Februari 2008. Dari tangannya, diamankan barang bukti 16 paket sedang daun ganja siap jual.
Dalam pengembagan, polisi berhasil meringkus Nasuhi, Ratna (28), dan Amer (24) warga Kedung Baya, Cibeber Cilegon, serta Tabyani. Kemudian, pada Minggu (9/3) malam, polisi juga berhasil menangkap pengedar daun ganja lain, yakni Hardiman, residivis yang pernah ditangkap Polsek Cilegon, pada tahun 2003.
"Kelompok pengedar daun ganja ini, ditangkap di masing-masing kontrakannya. Dari tangan Hardiman, kami mengamankan sekitar 0,5 kg ganja kering yang belum diracik. Sedangkan dari Tibyani dan para pemakai, polisi menyita beberapa paket hemat dengan berat sebanyak 0,5 kg," ujar Kanit Reskrim Polsek Kota Cilegon, Ipda Asroji, di Cilegon, Senin (10/3).
Di hadapan petugas tersangka Tabyani mengaku mendapatkan ganja tersebut dari salah satu warga di Cilegon. Sementara Hardiman, mengakui membeli ganja dari warga Lampung. [149/143]