
[HONG KONG] Bintang film Lust, Caution yang sukses meraih tujuh penghargaan pada Golden Horse di Taiwan, tahun lalu, Tang Wei dicekal seluruh media massa Tiongkok, baik cetak maupun elektronik setelah memperlihatkan adegan vulgar dalam film drama garapan sutradara Ang Lee.
Sebuah memo internal dari Tiongkok State Administration of Radio Film and Television (SARFT) disebarkan ke seluruh stasiun televisi dan media cetak di Tiongkok, Kamis pekan lalu. Bahkan, seluruh stasiun televisi diminta untuk tidak menayangkan tayangan komersial baru yang dibintangi Tang untuk produk iklan kecantikan perempuan. Bukan itu saja, iklan di media cetak yang menampilkan Tang pun diminta segera dihentikan. Padahal Tang dikontrak produk kecantikan itu sebesar 6 juta yuan (US$ 843.000 atau Rp 7,6 miliar). Hanya saja, memo tersebut tidak punya alasan untuk melakukan pencekalan.
Meskipun memo tersebut tidak memiliki kekuatan hukum, SARFT kembali mempertegas Garis Pedoman Sensor pada 7 Maret. Dalam hal ini SARFT sudah cukup memberi informasi bagi seluruh film dan siaran radio untuk segera memperbaarui isi dari film cabul dan pornografi atau film-film yang isinya mengenai akting persetubuhan, perkosaan, prostitusi, pergaulan seks bebas, kejahatan seks, masturbasi, dan organ seks lelaki/perempuan, serta lain-lainnya.
Bukan itu saja. Dampak lain dari kejadian itu seperti yang dilaporkan surat kabar terbitan Hong Kong, Oriental Daily, Jumat lalu, acara diskusi tentang film yang melibatkan seluruh penerima penghargaan dalam Festival Film Tiongkok, termasuk Tang dan sutradara film Lust, Caution diminta dibatalkan.
Seorang juru bicara untuk Penghargaan Film Asia, dalam acara tersebut Tang akan menjadi pembawa acaranya, menjelaskan, adalah hal yang tidak mendidik mencekal seseorang tanpa lebih dahulu berbicara dengan manajemen Tang. Sesuai jadwal, acara Penghargaan Film Asia diselenggarakan di Hong Kong, 17 Maret 2008.
Meski demikian, memo tersebut tetap dianggap sah selama belum ada pengumuman dari hasil pertemuan lembaga legislatif tertinggi Tiongkok (National People Congress) di Beijing, Tiongkok. Dari hasil pertemuan itulah akan jelas regulasi atau kebijakan baru mengenai perfilman Tiongkok.
Film Lust, Caution sendiri merupakan film besar pertama Tang yang kini menginjak usia 28 tahun. Meski beberapa adegan panas dalam film tersebut yang berdurasi 30 menit sudah dipotong badan sensor setempat tetapi adegan percintaan alami antara Tang dengan lawan mainnya Tony Leung Chiu-wai, menjadi topik pertentangan.
Di pihak lain, tidak sedikit pula yang memberi tanggapan positif. Sebagian pengamat menganggap kisah yang diangkat dalam Lust, Caution yang menghabiskan dana sebesar US$ 6,2 juta (Rp 55,8 miliar) tersebut sangat patriotik.
Walau film yang menceritakan mengenai politik dan seks tersebut kontroversi, banyak turis dari daratan Tiongkok yang tertarik dan berkunjung ke Hong Kong hanya untuk menyaksikan Lust, Caution yang di Hong Kong diputar tanpa sensor. Hal itu disebabkan Hong Kong masih mengacu sebagai wilayah kolonial Inggris yang memberikan kebebasan dalam berkarya. [F-4]