
engalaman pahit dalam kehidupan adalah ujian. Justru melalui kejadian tidak mengenakkan, selalu ada hikmah yang dapat dipetik menjadi pemicu untuk menjadi kuat bahkan lebih kuat. Penyanyi Titiek Puspa yang hingga kini masih aktif di dunia musik menyampaikan hal itu dalam peluncuran biografinya berjudul A Legendary Diva, di Jakarta, Senin (10/3).
Pelantun lagu Bimbi itu menceritakan beberapa pengalaman hidupnya. Dalam kehidupan, suka duka datang tanpa memandang bulu. Hal itu bisa terjadi pada orang biasa maupun orang terkenal. Pengalaman pahit pun harus dialami penyanyi kelahiran Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, 1 November ini. Penyanyi yang berusia 70 tahun itu mengungkapkan, pada tahun 1964 dia pernah di- black list dari dunia media oleh wartawan.
Titiek pernah diberitakan menjadi "simpanan" seorang pejabat. Pemberitaan tersebut seakan menutup jalan rezeki pencipta lagu Bing ini. Meski demikian, peraih BASF Award ke-10 dengan kategori Pengabdian Panjang di Dunia Musik (1994) itu tidak sakit hati kepada wartawan. Titiek malah berterima kasih.
Penghitaman nama Titiek, bagi pemain film layar lebar berjudul Inem Pelayan Sexy (1976) tersebut merupakan cara Tuhan menunjukkan sayang kepadanya. Pemilik nama asli Sudarwati yang kemudian mengubah nama menjadi Kadarawati, Sumarti, sebelum akhirnya Titiek, malah bersyukur atas kejadian itu. Peristiwa itu membuat Titiek semakin dicari-cari orang yang rindu mendengarnya bernyanyi.
"Saya tidak sakit hati kepada teman-teman wartawan. Saya justru sangat berterima kasih dan mengucap syukur atas kejadian black list itu dulu. Dengan kejadian tersebut, orang-orang malah banyak yang kangen dan ingin mendengar saya bernyanyi. Saya cinta wartawan," ujar Titiek yang pernah menggelar konser bertajuk Karya Abadi Sang Legenda: 70 Tahun Titiek Puspa.
Selain konser yang diadakan tahun lalu itu, dia menggelar konser berjudul Miraculous Journey setelah peluncuran bukunya. Konser itu sebagai rasa terima kasihnya kepada penggemar, teman-teman, dan keluarga. Pada pembukaan konser, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memberi kata sambutan sekaligus meresmikan peluncuran buku Titiek Puspa yang ditulis Alberthiene Endah.
Sebagai penampil pertama pada konser itu tampil Pingkan Mambo. Mantan anggota duo Ratu itu menembangkan lagu ciptaan Titiek Puspa berjudul Si Hitam. Selain Pingkan, turut menghibur di acara itu Acil Bimbo membawakan lagu Sendiri dan Adinda. Vina Panduwinata menyanyikan Cinta Putih. Chandra Buana, Lucky Idol menyanyi trio dengan Titiek Puspa.
Tak mau kalah menyumbang lagu, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dengan menyanyikan lagu Cinta. Grace Simon dengan Bimbi dan berduet dengan Titiek membawakan lagu Bing . Titi DJ membawakan Gadis. Di akhir acara, tampil Titiek Kamal menyanyi trio dengan Titi DJ, dan Titiek Puspa membawakan lagu Dansa Yok Dansa. [AMT/N-4]