SUARA PEMBARUAN DAILY

SEKILAS

Indonesia Basis Produksi GM

Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, General Motors (GM) berencana mengaktifkan kembali pabriknya di Indonesia tahun depan. Pengoperasian pabrik yang sempat berhenti sejak Maret 2005 itu membuat Indonesia men- jadi basis produksi mobil GM kedua setelah Thailand.

Hal itu dikatakan General Manajer GM Indonesia Mukiat di Jakarta, kemarin. Ia mengungkapkan pihaknya sedang mengkaji pengaktifan kembali pabrik di Bekasi, Jawa Barat, yang berhenti beroperasi sejak Maret 2005. Pengkajian yang dilakukan, menurut Mukiat bertujuan menentukan model mobil yang nantinya diproduksi di pabrik itu. Pihak GM juga tengah menghitung berapa kapasitas produksi yang akan dijalankan dan berapa investasi yang dibutuhkan untuk aktivasi kembali pabrik Bekasi.

"Kami masih menghitung berapa investasi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan pabrik baru itu. Yang jelas, jika aktivasi pabrik jadi dilakukan, itu berarti kami harus melakukan investasi baru," papar Mukiat.

GM berharap bisa menjual 15.000-25.000 unit mobil di Indonesia, dalam lima tahun ke depan. Pabrik GM di Bekasi didirikan pada 1993. Ketika itu, GM menginvestasikan dana US$110 juta dan bekerja sama dengan Garmak Motor untuk mendirikan General Motors Buana Indonesia.

Sebelum ditutup Maret 2005, pabrik itu mampu memproduksi 15 ribu mobil merek Chevrolet dan Opel. Pasca-penutupan pabrik di Bekasi, General Motors Indonesia (GMI) terpaksa mengimpor mobil merek Chevrolet dari Thailand. [L-11]

BMW Andalkan Mobil CKD

Memasuki tahun 2008 ini BMW Indonesia meluncurkan model-model lebih niche seperti BMW X6 Sport Activity Coupe dan BMW Seri 5 CKD. Peluncuran Seri 5 CKD tidak diikuti harga baru. Presiden direktur PT BMW Indonesia Joerg Kelling mengatakan harga versi CKD sama dengan versi CBU.

Menurutnya, di mana pun BMW Seri 5 di rakit, kualitasnya sama saja. Tidak beda kualitas antara buatan Indonesia dan rakitan Jerman karena sama-sama menerapkan standar mutu yang sama.

Tahun 2007, BMW Indonesia berhasil menjual 1000 unit atau tumbuh 66,7 persen dibandingkan 2006 yang mencapai 600 unit. BMW Seri 3, Seri 5 dan X5 tampil sebagai model yang tumbuh paling sehat. Hal itu diungkapkan Kelling. BMW Seri 3 merupakan sedan sporty paling populer dengan penjualan mencapai 565 unit atau naik 98 persen dibandingkan 285 unit (2006). BMW Seri 5 naik 75 persen menjadi 212 unit. Sedangkan BMW X5 mencapai 92 unit. [L-11]


Last modified: 6/3/08