ata adalah salah satu bagian dari tubuh manusia yang dikaitkan dengan keindahan. Kelopak mata, sekalipun bagian kecil dari tubuh manusia, namun keberadaannya begitu penting bagi masalah kecantikan.
Bagian kelopak mata atas maupun bawah bila estetikanya terganggu, seperti berbentuk kubil, tidak punya lipatan atau mungkin memang kondisinya sudah lemah dapat mengganggu penampilan. Wajah akan terlihat mengantuk dan lesu.
Saat orang mencapai usia lanjut, kelopak mata bagian atas cenderung menurun. Bagian atas mata akan melipat, dan jika lipatannya banyak akan menganggu penampilan dan penglihatan.
Menurut dr Teddy OH Prasetyono, SpBP, Spesialis bedah plastik dari Semanggi Specialist Clinic, orang yang mengalami hal demikian kesannya selalu mengantuk dan tidak pernah tampil segar.
Hal lain adalah mata kubil atau kelopak mata atas tidak memiliki lipatan, yang biasanya terjadi pada ras tertentu. Ini adalah jenis mata oriental atau disebut sipit, berbeda dengan mata tua.
Kasus lainnya yang membuat penampilan seseorang nampak lelah dan lesu adalah terjadinya penggembungan pada kantung kelopak mata bagian bawah.
Penyebabnya ada tiga macam, pertama karena kelebihan kulit, sehinga nampak kendur. Atau umur jaringan ikat yang kendur, dan ketiga bantalan lemak yang melemah penyangganya, sehingga tampak menonjol.
"Ini semua tentunya akan membuat penampilan wajah seseorang jadi kurang segar. Malah sering dikatakan kurang tidur. Padahal tidak, hanya karena kelopak mata bawahnya yang mengendur jadi demikian," ungkap Teddy.
Berbagai hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan tindakan operasi plastik. Untuk kasus kelopak mata bagian bawah, dilakukan lower blepharoplasty. Ini adalah pembedahan dengan membuat sayatan persis di bawah bulu mata, lalu membuang lemak.
Jaringan ikat dan otot dikencangkan dan kulit yang berlebih akan dibuang.
Begitu juga untuk mata bagian atas. Dilakukan pembedahan upper blepharoplasty yang juga membuang kelebihan kulit.
Bila tidak bisa dilakukan, maka digunakan teknik double eyelids surgery atau suture double eyelids surgery. Teknik pertama ini akan disertai sayatan sepanjang garis lipatan mata atas.
Sementara itu suture tidak perlu sayatan panjang. Cukup dengan memasukkan benang pada lipatan atas untuk membentuk lipatan permanen.
40 Menit
Operasi ini hanya memakan waktu sekitar 40 menit. Untuk upper blepharoplasty dan double eyelids surgery membutuhkan waktu pengerjaan sekitar dua jam.
Semua tindakan dilakukan dengan cara bius lokal, yang berarti pasien masih dalam keadaan sadar. Hal ini penting karena ada penilaian bentuk mata dalam kondisi pasien sadar. Kalau dibius total, mata pasien akan terpejam, sehingga bentuk kelopak matanya tidak bisa disesuaikan.
Selain penilaian juga ada tes gerakan kelopak mata. Ini harus dilakukan dalam kondisi mata melek, sehingga bisa diperkirakan banyaknya kulit yang harus dibuang. Operasi ini tidak sakit, dan pasien dapat segera merasakan hasilnya. Wajah terlihat kembali segar dan energik. [ARS/M-15]