SUARA PEMBARUAN DAILY

SEKILAS

istimewa

"Notebook" Tipis

Lenovo baru-baru ini meluncurkan ThinkPad X300 notebook PC terbaru, yang di desain tipis, ringan dan penuh fungsi di kelasnya. Notebook ini sangat tipis, terukur kurang dari 19 milimeter dari titik tertipisnya, dan mempunyai berat 1,33 kg.

Notebook ini mengkombinasikan teknologi terkini seperti solid-state drive storage, sebuah LED backlit display, baterai tahan lama dan konektivitas nirkabel. Peranti ini mendapat peringkat 'Gold' dari Electronic Product Environmental Assessment Tool (EPEAT) untuk teknologi ramah lingkungan, yang memperkenalkan beberapa teknologi sadar lingkungan, karena menggunakan prosesor dengan tegangan rendah.

Notebook ini menawarkan model yang bisa dikonfigurasikan sebagai notebook teringan dengan berat hanya 1,33 kg atau ketahanan baterai mencapai 10 jam yang dilengkapi dengan DVD burner. Dengan penampilannya yang kompak, tipis dan ringan, notebook ini dikemas dengan kekuatan besar, serta menyediakan fitur-fitur inovatif bagi pengguna komputasi mobile.

Notebook ini menawarkan 7 milimeter built-in DVD burner untuk kemampuan multimedia yang mudah dan fleksibel. Notebook ini juga mempunyai stereo speaker, digital mikrofon dan kamera terintegrasi.

Diciptakan dengan karbon dan glass fiber, notebook ini membantu memproteksi dari goncangan akibat terjatuh yang sangat sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Material-material tersebut digunakan untuk membangun pesawat terbang dan mobil balap F1 untuk membantu memperkuat struktur tanpa menambahkan berat tambahan.

Para pengguna mempunyai pilihan konektivitas bervariasi termasuk model yang diciptakan untuk WLAN4 dan GB Ethernet. Peranti ini berukuran 33,8 cm - inci LED backlight WXGA, resolusi tinggi dari notebook ini menyediakan performa yang lebih jernih dan lebih hemat energi dari layar LCD-nya.

Dilengkapi dengan pembaca sidik jari terintegrasi, I/O port disablement dan 32-byte proteksi password, notebook ini menawarkan keamanan berlapis untuk melindungi data dan akses tanpa otorisasi. Notebook ini juga dilengkapi dengan 4,6 cm 64 GB SSD yang menyediakan kinerja dua kali lebih besar dari hard drive 6,4 cm biasa. Notebook ini juga dilengkapi Intel Centrino dengan teknologi vPro dengan memori mencapai 4 GB. [PR/N-5]

N82, Ponsel untuk Apa?

Tampaknya Nokia tak peduli lagi dalam hal mengategorikan produk telepon seluler (ponsel)-nya. Ini seperti terlihat pada N82 yang merupakan bagian dari NSeries, ponsel kelas high-end yang bisa melakukan fungsi multimedia dan didukung teknologi terkini. Tak jelas apakah ponsel ini mengunggulkan mapping, kamera, musik, atau platform N-Gage?

Ponsel ini memang bisa melakukan apa saja yang diharapkan dari sebuah ponsel yang menjalankan teknologi terkini (high speed downlink packet access/HSDPA).

Seperti apa 'rasa' ponsel itu? Saat menjajal ponsel ini, pertanyaan yang pertama mengemuka adalah, mengapa keypad-nya menonjol sehingga tak enak di jari jemari tangan? Apalagi bila jari-jari tangan Anda gemuk. Rasanya seperti menyentuh huruf Braille multidimensi saking tebalnya dan ketebalan ini berwujud garis. Seperti memencet potongan kawat kecil-kecil. Dengan kondisi keypad N82 seolah produk ini tidak friendly di jari.

Bagaimana dengan aplikasi dan fitur-fitur yang ada? Akses HSDPA-nya, lumayan. Layar 2,4 incinya pun nyaman untuk membidik gambar apalagi tampilannya 16,7 juta warna. Lensa Carl Zeiss-nya membantu kamera 5 megapixel-nya mengabadikan gambar, baik gambar diam atau bergerak. Plus lampu kilat xenonnya, apa yang tidak bisa ditampilkan ponsel ini dalam mengabadikan gambar dengan kualitas bagus? Sementara, kamera digital kompak masih ada yang mengemas produknya hanya berbekal 3,2 megapixel. Jadi, untuk sebuah kamera, ponsel ini sukses! Masalahnya, sebetulnya produk ini sebuah ponsel atau kamera?

Lupakan pertanyaan itu karena sudah ada fitur-fitur lainnya yang menarik untuk dicoba, yakni fungsi global positioning system (GPS) yang menampilkan peta termasuk Jakarta. Untuk fitur audio, produk ini memiliki radio FM dan format musik WMA, AAC hingga MP3. Kualitasnya sama saja dengan ponsel sejenis yang memberikan kemampuan format musik. Entah mengapa, dari Nokia, Sony Ericsson, Motorola, hingga produsen asal Korea Selatan, semua tidak mengemas speaker-nya secara mengesankan. Yang ada sekarang ini masih saja speaker standar yang bila ponsel berdering, kualitasnya nyaris sama dengan penjual getuk keliling yang acap memutar lagu untuk mengundang pembeli.

"Kalau ingin suara audio yang mengesankan, kan ada speaker tambahan," begitu kata seorang product manager sebuah produsen ponsel kepada SP.

Jawaban itu sangat tidak memuaskan mengingat si pemakai ponsel tentu saja tak mungkin menenteng speaker agar dering ponsel kita beda dari penjual getuk keliling.

Fitur lain, Platform N-Gage. Beberapa tahun yang lalu, Nokia mengeluarkan ponsel N-Gage berbentuk seperti konsol games dengan speaker dengar dan bicara di samping bodi ponsel, terkesan aneh saat menerima telepon, tetapi untuk anak muda, gaya tak biasa itu ciamik banget. Tak berapa lama, N-Gage ini digantikan dengan QD, yang untunglah masih mengemas ponsel seperti bentuk konsol games. Menurut Corporate Communication Manager Nokia Indonesia, Regina Hutama, ponsel N-Gage memang sudah tidak dikeluarkan. Yang ada, N-Gage untuk platform gaming.

Jadi? Apa enaknya bermain games di N82 yang berbentuk bar itu? Apalagi saat mengoperasikannya, tentunya harus mempergunakan keypad yang menonjol seperti kawat tadi. Aduh!

Jadi ponsel N82 ini untuk apa? Tentu untuk bertelepon tingkat canggih asal Anda bisa memaksimalkan semua fitur yang ada. [SP/S Nuke Ernawati]


Last modified: 6/3/08