
[MILAN] Arsenal bakal merebut gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan AC Milan 2-0 di babak 16 besar yang berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Italia, Selasa (4/3) malam atau Rabu (5/3) dini hari WIB. Keyakinan itu dilontarkan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, setelah dua gol dari Cesc Fabregas dan Emmanuel Adebayor mengantarkan pimpinan klasemen sementara Liga Inggris itu ke babak perempat final.
Sementara itu, tiga tim lainnya juga memastikan maju ke perempat final. Wakil Inggris Manchester United lolos setelah mengalahkan Lyon (Prancis) 1-0, sehingga secara agregat unggul 2-1. Barcelona (Spanyol) mengandaskan wakil Skotlandia, Glasgow Celtic 1-0, sehingga unggul agregat 4-2.
Partai menarik berlangsung di Sevilla, Spanyol, saat tuan rumah Sevilla tersingkir melalui drama adu penalti dari tamunya Fenerbahce (Turki). Selama 90 menit hingga perpanjangan waktu, Sevilla sebenarnya unggul 3-2. Namun hasil itu menyebabkan skor agregat sama kuat 5-5, karena pada pertandingan pertama di Turki, Fenerbahce menang 3-2. Dalam adu penalti, Fenerbahce unggul 3-2.
Di Milan, pendukung tuan rumah hanya terdiam ketika Fabregas mengoyak gawang yang dikawal Zeljko Kalac menit ke-84. Pemain asal Spanyol ini melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau Kalac. Ketinggalan 0-1 dengan sisa waktu enam menit, membuat pemain Milan menyerbu pertahanan Arsenal. Milan yang butuh dua gol untuk membalikkan keadaan, justru semakin tertinggal ketika Adebayor mencetak gol kedua di masa injury time (menit ke-92). Kemenangan itu menyudahi rekor menawan Milan yang belum pernah dikalahkan oleh tim dari Inggris di kandangnya. Dari 11 kali menjamu tim Inggris, Milan menang tujuh kali dan sisanya imbang.
Pada pertandingan tersebut, Milan bertarung tanpa salah satu pengatur serangan, Clarence Seedorf. Mereka berlaga dengan keletihan. Milan harus menjalani 13 pertandingan dalam waktu 40 hari. Berarti, rata-rata setiap tiga hari mereka bertanding. Itu konsekuensi dari Milan yang mengikuti kejuaraan dunia antarklub di Jepang, akhir tahun lalu. Dengan beberapa hari tampil di kejuaraan yang mereka juarai itu, Milan harus melewatkan sejumlah pertandingan Liga Italia. Akibatnya, Milan harus menjalani partai ulang di sela-sela sibuknya jadwal.
Bagi Arsenal, kemenangan itu mengulang sukses lima tahun lalu di tempat yang sama. Namun, waktu itu, kemenangan 5-1 bukan atas Milan, melainkan Inter Milan. "Kami kini berada di babak perempat final, boleh kan kami yakin akan menggapai gelar juara? Kompetisi memang begitu berat, tetapi ini kompetisi paling bergengsi dan Anda harus menggapai gelar juara," ujar Wenger.
Sementara itu, pelatih Milan, Carlo Ancelotti setuju dengan pernyataan Wenger. Arsenal, katanya, merupakan pesaing yang sangat kuat. "Mereka mempunyai kualitas untuk mengakhiri Liga Champions dengan juara," kata Ancelotti yang membawa Milan juara tahun lalu. [UEFA/4thegame.com/Rtr/ATW/ W-11]